Hoax Virus Corona Merajalela, Ini 15 Faktanya

Jakarta,Gpriority-Berita palsu atau hoax tentang virus corona terus menyebar seiring bertambahnya pasien yang terpapar Covid-19. Persebarannya pun biasanya sering ditemukan di media sosial seperti Instagram dan WhatsApp.

Hal ini sontak membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis daftar hoaks tentang virus corona yang tersebar. Di Indonesia sendiri ada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang menangani berita palsu tentang virus corona.

Perlu diketahui bahwa jangan langsung percaya dengan informasi yang diterima, karena itu belum tentu benar. Maka dari itu pentingnya pemerintah untuk menginformasikan kasusnya ini secara terbuka, agar masyarakat tidak mudah termakan berita hoax. Berikut beberapa berita palsu yang sempat beredar dimasyarakat tentang Covid-19.

1. Menyemprot alkohol atau klorin ke seluruh badan tidak bisa membunuh virus corona. Jika hal ini dilakukan, bukannya membuat virus corona itu mati, yang ada malah dapat membahayakan selaput lendir seperti mata dan mulut.

2. Iklim cuaca yang tropis dan panas seperti di Indonesia tidak bisa mencegah virus corona.

3. Cuaca yang dingin dan bersalju tidak bisa membunuh virus penyebab Covid-19

4. Virus corona tidak bisa mati lewat pengering tangan. Cara yang paling efektif agar terhindar yaitu sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan hindari memegang area seperti mata hidung dan mulut sebelum membersihkan tangan.

5. Mandi menggunakan air panas tidak dapat mencegah virus corona. Hal itu malah akan membahayakan tubuh kita jika mandi menggunakan air panas.

6. Gigitan Nyamuk tidak menularkan virus corona. Hal ini tidak benar karena virus corona ini menyebar lewat air liur yang terinfeksi saat bersin dan batuk.

7. Mengonsumsi bawang putih tidak dapat mencegah Covid-19. Meskipun begitu bawang putih itu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

8. Obat antibiotik tidak bisa mengobati virus corona. Antibiotik tidak bekerja hanya untuk melawan virus melainkan bakteri.

9. Covid-19 menyerang orang dari segala usia.

10. Produk atau barang dari Tiongkok tidak dapat menularkan virus jenis baru ini.

11. Lampu ultraviolet (UV) tidak bisa digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya. Malaha  hal itu bisa menyebabkan iritasi kulit,

12. Vaksin pneumonia tidak bisa melindungi dari Covid-19, karena virus corona ini membutuhkan vaksin khusus. Sampai saat ini vaksin tersebut belum ditemukan dan masih dalam tahap penelitian.

13. Belum ada bukti jika hewan peliharaan seperti kucing dan anjing bisa menularkan virus. Walaupun begitu disarankan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang hewan peliharaan.

14. Air garam tidak bisa melindungi kita dari infeksi virus memastikan ini.

15. Alat pengukur suhu panas tubuh tidak mendeteksi adanya virus corona, jika orang yang terjangkin mengalami deman alat ini memang berfungsi. Namun rentang waktu seseorang terinfeksi sampai demam itu adalah 2 hingga 10 hari.(Dwi)

Related posts