Jangan Asal Resign dari Perusahaan Kalau Skill Masih Nol

Bila Anda ingin resign ketika skill masih nol, sebaiknya segera mempertimbangkan kembali rencana tersebut. Sebab hal ini kedepannya akan merugikan diri sendiri.

Ya, memang saat pertama kali masuk bekerja Anda sudah memiliki skill pemula sebagai modal awal. Tapi apakah Anda tidak ingin mendapatkan ilmu baru untuk perkembangan skill dan pengalaman?

Mungkin banyak permasalahan yang bisa jadi alasan Anda untuk resign. Namun bila perusahaan dapat memberikan ilmu baru dan pengalaman yang menjanjikan, Anda patut untuk mempertahankan posisi kerja saat ini. Tentunya hal ini akan berguna untuk pengembangan potensi diri yang mengarah pada kesuksesan. Skill dan pengalaman bisa jadi tolak ukur seseorang untuk mengetahui sejauh mana dirinya mampu untuk melakukan sesuatu.

Bila Anda baru bekerja di suatu perusahaan sudah merasa tidak sesuai ekspektasi, maka Anda tidak lebih dari orang yang tidak sabaran dan mudah menyerah. Sebagai pekerja tidak ada hal yang instan, bahkan seorang pengusaha kaya raya sekalipun perlu merintis karir yang tidak mudah untuk mendapatkan kemampuan mumpuni hingga menjadi sukses.

Kelebihan dan kekurangan suatu perusahaan dapat diperkirakan serta disesuaikan dari awal Anda melamar pekerjaan, setidaknya konsekuensi dari posisi yang Anda miliki saat ini. Maka dari itu perlunya riset saat sebelum melamar pekerjaan menjadi hal yang penting agar Anda betah dalam bekerja.

Berikut adalah kerugian yang Anda dapatkan bila memutuskan resign saat skill masih nol, diantaranya sebagi berikut:

1.Anda akan sulit bertindak dengan profesional dalam menyelesaikan pekerjaan.
2.Tidak bisa memastikan kemampuan apa yang menjadi kelebihan utama Anda.
3 Tidak bisa mengembangkan hard skill dan soft skill secara maksimal atau tidak bisa samasekali karena terlalu sering berpindah perusahaan.
4 Sulitnya mendapat pekerjaan baru dengan skill yang tidak mumpuni.

Itulah permasalahan yang akan Anda hadapi bila asal mengajukan resign disaat skill masih nol. Bekerja bukan hanya tentang uang, tapi juga proses dan pengembangan kemampuan diri yang dapat berguna di masa depan nanti. Pertimbangkan kembali rencana resgin Anda sebelum semuanya terlanjur, karena mencari pekerjaan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. (Gs)

Related posts