Judi Online Makin Meresahkan! Kominfo: Penjudi Paling Banyak Usia 17-20 Tahun

Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia saat ini dilaporkan memasuki fase darurat judi online. Kemkominfo melaporkan bahwa saat ini penjudi online didominasi oleh kaum muda mulai dari usia 17-20 tahun.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menkominfo Budi Arie Setiadi pada Jumat (19/4) kemarin.

“Penjudi yang ada ini ternyata cukup banyak yang kaum muda. Paling enggak (usia) 17 sampai 20-an lah,” ungkapnya.

Budi mengatakan, dalam 8 bulan terakhir Kemkominfo telah melenyapkan sebanyak 1,6 juta konten judi online. Untuk mempermudah upaya ini, pemerintah membetnuk satgas (satuan tugas) untuk menyelesaikan permasalahan judi online secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa pihak Kemkominfo akan lebih fokus dalam menghapus (takedown) situs-situs judi online. Sementara itu, untuk penegakan hukum akan diserahkan ke aparat penegak hukum.

Disampig itu, dikutip dari laman resmi RRI, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluarkan data terkait peredaran uang dari judi online. Total perputaran uang dari judi online sepanjang tahun 2023 mencapai Rp327 triliun.

Tak dapat dipungkiri, judi online semakin meresahkan. Bahkan pemerintah melaporkan sebanyak empat orang bunuh diri akibat judi online.

“Tahun ini saja tadi sudah saya sampaikan ada empat orang bunuh diri akibat judi online. Karena itu negara ini harus serius, dalam seminggu ke depan akan ada langkah-langkah dramatis yang dilakukan,” kata Budi.

Secara tegas, Kemkominfo, juga akan memberantas dan memenjarakan judi online. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dilaporkan telah memblokir lima ribu rekening yang digunakan untuk kegiatan judi online.

Foto : Medium