KKP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Sumbar

Padang, GPriority.co.id – Banjir dan longsor melanda permukiman warga di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) sejak 7 Maret lalu. Selain menelan korban jiwa dan luka, bencana itu juga membuat puluhan ribu warga mengungsi. Terkait itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan sejumlah bantuan.

Dalam siaran pers-nya pada Senin (11/3), Menteri KKP menyampaikan bahwa telah mengerahkan jajarannya di pusat dan daerah untuk turun ke lapangan membantu masyarakat korban bencana alam banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

KKP telah mengoptimalkan kantor unit pelaksana teknis (UPT) yang ada di Kota Padang dan Pariaman sebagai posko tanggap bencana. Di posko-posko ini, paket bantuan  ditempatkan untuk selanjutnya disalurkan ke masyarakat setelah melalui koordinasi dengan pemda dan perangkat desa setempat.

Adapun UPT yang menjadi posko yakni kantor SUPM Pariaman, PPS Bungus, serta Kantor BPPMHKP Padang. KKP juga menerjunkan taruna dan taruni sekolah perikanan untuk membantu warga korban banjir dan longsor di Sumbar, seperti melakukan pembersihan jalan yang tertimbun material longsor hingga membantu membenahi irigasi yang rusak.

Sementara bantuan yang dikirim berupa paket produk perikanan, obat-obatan, beras, hingga selimut dikirimkan. Rinciannya, bantuan produk perikanan yang disiapkan saat ini berupa 1.500 kaleng sarden, 2.800 tuna kaleng, serta ratusan bungkus bakso ikan dan otak-otak. Lalu ada 50 paket beras ukuran masing-masing 5 kg, 100 selimut, hingga paket obat-obatan.

Produk perikanan tersebut mengandung protein dan nutrisi lainnya yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh warga yang terkena dampak bencana banjir dan longsor. Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik Doni Ismanto menjelaskan bantuan yang disalurkan nilainya ratusan juta rupiah tersebut berasal dari internal unit kerja dan para pegawai KKP di pusat maupun daerah.

Foto : KKP