KOMISI V DORONG KEMENHUB UTAMAKAN PROGRAM PRIORITAS


Rapat dengar pendapat dengan Eselon I Kemenhub di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (8/6/2021) yang dihadiri oleh Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengingatkan Kementerian Perhubungan secara khusus dalam hal ini Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat), Ditjen Perhubungan Udara (Hubud) dan Kepala Badan Pengelola transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub untuk lebih mengutamakan program prioritas untuk tahun 2022.


Program prioritas yang dimaksud antara lain kegiatan yang mendukung pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional. Kegiatan yang mendukung kawasan strategis; pariwisata nasional, kawan ekonomi khusus, kawasan industri, daerah rawan bencana, serta daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP).


Ada pula subsidi angkutan umum dan pelayan keperintisan termasuk tol laut dan jembatan udara. Program pro kerakyatan yang dapat langsung bermanfaat bagi masyarakat. Penyelesaian proyek kntruksi dalam pengerjaan (KDP) dan pembayaran tunggakan. Pemenuhan kebutuhan anggaran multiyears contract project . Penyediaan dana pendampin PHLN/SBSN. Pembangunan fasilitas keselamatan dan keamanan transportasi. Pengemabangan kapasitas sumber daya manusia, termasuk pelaksanaan program vokasional. Terakhir, biaya oeprsional yang sifatnya mendasar, seperti gaji, honorarium dan tunjangan operasional dan pemeliharaan perkantoran.

Terkait terjadinya penurunan anggaran yang signifikan di Kementerian untuk tahun 2022 akibat kondisi di tengah pandemi saat ini, Lasarus menegaskan, diperlukan kecermatan segenap jajaran stakeholder Kemenhub dalam menentukan program prioritas. Bukan hanya itu pengalokasian dana juga perlu diperhatian secara rinci supaya bisa lebih terukur dan bermanfaat bagi masyarakat.


“Saya yakin kalau Kemenhub sudah ada skala prioritas jadi nanti seluruh apa yang sudah kita bangun dari sisi output dan outcome menjadi berfungsi. Program yang awalnya belum berjalan maksimal bisa berjalan lebih maksimal supaya program bisa berjalan lebih terukur untuk kedepannya,” ujar Lasarus.

 
Lasarus juga mendorong segenap jajaran Ditjen di Kemenhub untuk terus meningkatkan sinergitas dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terutama Ditjen Bina Marga. Sinergi tersebut, bertujuan agar program yang dijalankan di lapangan tidak berbenturan sehingga program dua Kementerian tersebut bisa berjalan lancar.(So)

Related posts