Mahram Untuk Najwa, Miniseri Kisah Cinta Segi Empat Yang Rumit


Demi menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah berencana akan memperpanjang kembaliprogram PPKM. Perpanjangan ini tentu saja menjadi peluang bagi layanan streaming untuk tetap memberikan hiburan kepada masyarakat.

Berbekal alasan itulah Genflix sebagai layanan streaming karya asli anak bangsa pertama di Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Sinema Persada, akan meluncurkan karya terbaru mereka yang diberi judul “Mahram Untuk Najwa”, karya ini menjadi miniseri religi perdana dari rumah kreatif yang sebelumnya melahirkan miniseri fenomenal, “Asya Story” dan “Friendshit”.

“Mahram Untuk Najwa” merupakan sebuah cerita bersambung populer yang terdapat di dalam Wattpad. Kisah ini mengupas kisah cinta segiempat dari Najwa – Fadlan – Jihan – Faiz. Kisahnya bermula saat Fadlan yang tengah melamar Jihan tak menyangka akan bertemu dengan Najwa, cinta pertamanya, di acara itu. Konfliknya semakin pelik karena Jihan adalah sahabat Najwa, ditambah lagi Najwa juga baru saja dilamar oleh Faiz.

Sebagai kreator miniseri ini, Ichwan Persada mengungkap tantangannya mengadaptasi cerita yang sudah dibaca lebih dari 3,7 juta kali di Wattpad itu. “Ada sejumlah perubahan kita lakukan yang tentunya sudah direstui oleh penulisnya, Ameliasria. Yang paling radikal adalah jika di novel digambarkan tokoh Najwa bercadar, sementara di miniseri kami membuatnya berhijab seperti kebanyakan perempuan Muslim di negeri ini. Konflik keempat karakter juga kita pertajam. Lantas karakter Faiz yang tak tergali di novel, disini kita beri porsi lebih. Dari 3 serial/miniseri yang sebelumnya kami garap, mungkin “Mahram Untuk Najwa” yang konfliknya paling dinamis dan dramatis, “ jelasnya panjang lebar.

“Mahram Untuk Najwa” diproduksi bersama oleh Indonesia Sinema Persada menggandeng E-Motion Entertainment. Label musik ini juga semakin menancapkan kukunya di industri hiburan, tak sekedar di ranah musik lagi. Begitupun, khusus di “Mahram Untuk Najwa”, E-Motion Entertainment “meminjamkan” lagu Kembali Padaku dari Ben Sihombing yang didaulat sebagai lagu tema.

Ichwan mengakui bahwa menyutradarai miniseri “Mahram Untuk Najwa” menjadi tantangan tersendiri baginya. “Sedari awal kita sadar bahwa kita menyasar penonton perempuan dan hijabers, karenanya sebisa mungkin ceritanya kita buat dekat dengan mereka, dengan perasaan-perasaan yang mereka alami. Kita percaya ini adalah cerita yang bisa terjadi dengan siapapun, sehingga mudah untuk terikat secara emosional. Semoga nantinya insya Allah juga bisa menjadi tontonan favorit masyarakat Indonesia, “ tandasnya.

Miniseri “Mahram Untuk Najwa” sendiri akan mulai tayang perdana pada 30 Juli 2021 pukul 19.00 WIB. 6 episode awal akan tayang setiap Jumat dan Minggu di jam yang sama di Genflix. (Hs.Foto.dok.Sinema Persada)

Related posts