Membangun Potensi UMKM Berbasis Digital Marketing

Jakarta,Gpriority-“Membangun potensi UMKM yang berbasis digital marketing sebagai pemasaran yang luas” merupakan tema Seminar UMKM dan Digital Marketing yang digelar Formula Indonesia Maju (F1)di Bumbu Desa Cikini pada Sabtu (14/12/2019).

Tujuan diadakan acara ini menurut Ketua F1  Dewi Febriani yang ditemui seusai acara untuk melakukan pelatihan-pelatihan bagi UMKM daerah untuk mengembangkan bisnis mereka.

“Mereka punya produk, namun tidak punya marketing untuk memasarkan produk mereka. Harapan saya setelah mengikuti acara ini usaha mereka semakin maju,” ucap Dewi Febriani

Acara sendiri diawali oleh paparan dari Micro Banking Manager PT Bank Mandiri Bogor Andhyka Wibisono. Dalam paparannya, Andhyka mengatakan, dari tahun 2013 kontribusi UMKM mengalami peningkatan domestik bruto negara.dan berkontribusi ekspor sebesar 15,69 persen serta peningkatan lapangan kerja. Data dan fakta itulah yang membuat pemerintah meluncurkan Kredit usaha rakyat (KUR) diluncurkan pemerintah pada 5 November 2007.

KUR merupakan merupakan program prioritas pemerintah dalam mendukung UMKM berupa kebijakan pemberian kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha, dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak, namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.

Tujuan dilaksanakannya program KUR antara lain adalah untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Sekarang KUR dapat membiayai segala usaha termasuk usaha kreatif.

“Untuk mengakses kur bisa datang ke kantor cabang bank pelaksana,lembaga keuangan mikro, dan koperasi,” ucap Andhyka.

Andhyka juga mengatakan untuk Bank Mandiri sendiri proses KUR nya cepat dan mudah,persyaratan kredit yang ringan dan lain sebagainya.

Fransiska Mila Praktisi Sosial Media, menjelaskan tentang Media sosial untuk usaha UMKM. Medsos penting untuk usaha karena banyak sekali masyarakat Indonesia yang menggunakan Medsos.

” Ini kesempatan karena usaha bisa dikenal secara luas,” ucap Mila.

Nymus selaju digital marketer menambah, untuk dikenal luas dalam dunia digital harus membuat konten yang kreatif sehingga banyak yang melihat.

Timotius Pakar Packaging menjelaskan bahwa proses packaging ini penting agar produk UMKM menjadi maju dan diminati banyak orang. Ia pun mengaku jika mendapatkan ilmu packaging pada saat dia bekerja di perusahaan boneka.

” Saat pertama kali kerja saya membawa buku dan dicatat serta dipelajari.Dan setelah dua tahun saya pun bisa mempelajari packaging,” ucap Timotius.

Syarat-syarat untuk melakukan Packaging yang pertama itu harus kuat karena harus melindungi produk yang dibuat oleh UMKM. Kedua, harus ada merk, jadi tau berasal dari mana.Ketiga adalah kemasan,kemasan menarik sudah dipastikan akan membuat market tertarik. “Untuk itulah harus diperhatikan angle foto ataupun logo,” jelasnya.

Eddy Prianto selaku Pakar Export menjelaskan bahwa ekspor itu mudah. Karena bisa menggunakan jasa kurir pada saat ini.

Edy dalam paparannya juga menjelaskan tentang istilah yang harus dipahami tentang ekspor, seperti FOB (Free Of Board) dan lain sebagainya.
Untuk biaya keluar hanya beberapa barang saja yang dikenakan biaya sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Kemendag.
“Mengenai barang apa saja bisa dilihat di situs web Kemendag,” jelas Edy.
Edy juga menjelaskan, untuk memajukan UMKM ke dunia luar harus mendaftarkan website yang dibuat kepada portal bisnis internasional seperti Alibaba dan lain sebagainya.setelah itu siapkan juga model surat yang akan dipergunakan dikomputer seperti surat penawaran dan surat lainnya yang dibutuhkan.
Edy juga mengatakan bahwa UMKM harus memanfaatkan juga lembaga yang relevan salah satunya ITPC di kemendag. Dan terakhir mengikuti pameran dagang di dalam dan luar negeri seperti Trade Expo Indonesia (TEI).(Hs.Foto:Hs)

Related posts