Meski Stok Aman, Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Fitri 2024 Terus Naik

Jakarta, GPriority.co.id – Menjelang Idul Fitri 2024, harga kebutuhan pokok dilaporkan terus melonjak. Meski begitu, Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), tetap memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok aman.

Menanggapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang idul fitri 2024, Muhadjir pun mengatakan bahwa hal tersebut merupakan persoalan yang wajar terjadi. Dirinya pun mengatakan, meski mengalami kenaikan, pemerintah memastikan bahwa harga bahan pokok tidak akan sampai melonjak tinggi.

“Dari Kementerian Perdagangan sudah melaporkan, insyaallah siap, tidak ada masalah. Memang ada kenaikan, itu dari beras, cabai, telur, dan daging ayam,” ujar Muhadjir dikutip dari laman resmi RRI.

Lebih lanjut, menurut Muhadjir melalui Bapanas (Badan Pangan Nasional), pemerintah juga akan memperkuat upaya menjaga ketersediaan pangan melalui operasi pasar.

Dapat dipastikan, kenaikan harga eceran tertinggi atau HET beras premium akan diberlakukan hingga 23 Maret 2024, oleh pemerintah. Kebijakan relaksasi HET dijalankan untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman menjelang hari raya Idulfitri.

Pemerintah sendiri merencanakan pada Maret-April ini akan ada panen sebanyak 3,5 juta ton padi. Sedangkan untuk impor dari luar negeri sebanyak 22.500 ton.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) juga telah melaporkan bahwa harga daging ayam ras masih mengalami kenaikan di pekan kedua Maret 2024. Secara nasional, harganya naik sebanyak 4,78 persen dibanding dengan harga di Februari 2024.

Untuk harga daging ayam ras di pekan kedua Maret 2024, adalah sebesar Rp39.560 per kilogram. Sedangkan pada pekan pertama, harga rata-rata nasionalnya sebesar Rp39.345 per kilogram.

Berdasarkan keterangan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga ayam ini pun bertambah. Dari 250 daerah pada pekan pertama menjadi 265 Kabupaten dan Kota di pekan ketiga Maret 2024 ini.

Adapun, daerah-daerah yang mengalmi kenaikan mayoritas harga daging ayam berada di pulau Jawa dan Sumatra, serta sebagian terdapat di Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Foto : Shutterstock