MTQ Ke XXVIII Dibuka Oleh Sekda Malut

Malut,Gpriority- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara (Malut) Samsuddin Abd. Kadir secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an ke XXVIII tingkat Provinsi Maluku Utara yang digelar di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa malam, (15/10/2020), di Gedung Falcino, Weda.

Nampak hadir dalam pembukaan MTQ Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Drs. Edi Langkara, MH, dan Abd.Rahim Odeyani, SH.MH, Forkompimda Halteng, Forkopimda Provinsi Malut, Pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Halteng, Para Kafila di 10 Kabupaten/Kota,Tokoh Agama serta disaksikan oleh Masyarakat Kabupaten Halteng.

Sekda Samsuddin Abd. Kadir dalam sambutannya mewakili Gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba mengatakan bahwa, MTQ akan mampu menyembuhkan dan memberikan kehangatan spiritual dan pedoman daya keagamaan khas untuk daerah Maluku Utara ini.

“Dengan adanya MTQ dapat membangkitkan daya dan motivasi yang kuat bagi generasi mudah untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan Kitab suci Alqur’an,”ungkap Samsuddin.

Samsuddin juga menyampaikan pesan dari Gubernur Abdul Ghani Kasuba bahwa dewan Hakim MTQ ke XXVIII tahun 2020 ini agar bisa memberikan penilaian secara jujur sesuai kemampuan peserta.

“Untuk Dewan Hakim MTQ, kita berharap agar bisa memberikan penilaian yang jujur, karena sejatinya pelaksanaan MTQ adalah sarana untuk memuliakan Alquran dan membumikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman hidup dalam masyarakat,” tuturnya.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan MTQ ini memiliki nilai dan makna tersendiri sebagai perekat kebersamaan masyarakat di Maluku Utara.

“Meski masih diliputi kecemasan akan pandemi Covid-19, tetap melaksanakan kegiatan keagamaan, namun kita juga harus banyak iktiar dalam menjalani aktivitas keseharian kita,” harapnya.

Dia juga mengatakan, kegiatan MTQ tidak hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata, tetapi mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qurani. “Dalam kegiatan MTQ Provinsi yang dilaksanakan di kabupaten Halteng ini bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk menggali potensi SDM yang ada di Malut,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan MTQ XXVIII Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dipusatkan di Kabupaten Halmahera Tengah tak dihadiri Gubernur Abdul Gani Kasuba dan Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali. Pembukaan MTQ menjadi tanda tanya.

Pasalnya, jelang pembukaan, Wagub M. Al Yasin Ali, diketahui melakukan kunjungan kerja ke perusahaan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park. Sementara Gubernur Abdul Ghani Kasuba kesehatan terganggu hingga tak hadir. “Pak Gubernur masih sakit. Sementara Pak Wagub ada tugas lain sehingga tidak bisa hadir dan melimpahkan kepada kami,” kata Sekda.

Samsudin mengatakan sebetulnya Gubernur dan Wakil Gubernur berkeinginan hadir pada acara MTQ ini. Hanya saja ada sesuatu dan lain hal sehingga keduanya tak bisa hadir.

“Namun kita berharap kegiatan ini tetap terlaksana hingga hari H nanti,” harapnya.

Terpisah Bupati Halteng Drs. Edi Langkara, MH, mengaku Gubernur Abdul Gani Kasuba telah menghubungi dirinya dan meminta maaf tidak bisa hadir lantaran kondisinya yang kurang baik.

“Pak Gubernur sudah hubungi saya. Saya pahami kondisi Pak Gubernur kurang baik sehingga tak bisa hadir dalam pembukaan,” tuturnya.

Sementara Wagub, lanjut Elang sapaan akrab Edi Langkara, ada tugas lain sehingga tidak bisa hadir. Namun ketidakhadiran kedua petinggi Pemprov tidak menjadi persoalan. “Kami hanya berterima kasih karena Halteng sudah dipercayakan sebagai tuan rumah,” pungkasnya.

Kadis kesehatan Rijja Rejana mengatakan, untuk mengantisipasi buruknya kesehatan peserta MTQ dan juga penonton, Dinas Kesehatan telah membentuk tim medis yang siap melayani kapanpun. “Untuk kontingen telah disediakan tempat-tempat tersendiri dan akan dipantau terus,” kata Rijja.

Rijja mengatakan, Pemerintah juga menyediakan ambulance untuk evakuasi pasien. Karena Pemda tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana instruksi bupati yang terakhir ini. “Para kontingen dan masyarakat umum tetap menggunakan masker. Untuk kafilla yang datang juga dilakukan rapid test non reaktif,” tuturnya.

Sebelum dimulainya kegiatan MTQ ke XXIII dpada Senin (14/10/2020) di bumi fagogoru kota Weda, panitia mengadakan pawai Ta’Aruf paserta kafila kabupaten/kota dengan mengelilingi kota Weda yang dilepas oleh Bupati Halteng Drs. Edi Langkara, MH.

Bupati mengatakan, selamat datang para kafilah 9 kabupaten/kota semaluku Utara di bumi fagogoru kota Weda.

“Kami atas nama Pemda dan masyarakata Halteng mengucapkan selamat datang dan selamat bertanding pada kegiatan religi MTQ Ke XXVIII tingkat provinsi Malut,” ungkapnya. (wmj)

Related posts