PLN Grup Bangun Perpustakaan dari Limbah FABA Diapresiasi Walikota Pekanbaru

PLN Grup selalu berikan layanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk inovasi dan terobosan dalam pengupayaan pemanfaatan limbah pembakaran batu bara / FABA (Fly Ash and Bottom ash). Daur ulang ini dimaksudkan untuk memberi manfaat kepada masyarakat. Limbah FABA biasa digunakan dalam bentuk infrastruktur suatu bangunan. Pembangunan ini menggunakan FABA sebesar 60% menggantikan semen dalam pembangunan fasilitas umum.

Kali ini, PTPJB, anak usaha PLN, memanfaatkannya bangun perpustakaan di daerah Pekanbaru. Bidang pendidikan dipilih, karena ingin tumbuhkan dunia literasi di tengah anak-anak daerah setempat. Bisa diketahui, bahwa, Indonesia termasuk ke dalam kategori rendah minat baca. Sedikitnya minat baca ini, dijadikan alasan kuat dibangunnya perpustakaan. Semoga pemanfaatan limbah FABA menjadi perpustakaan digital, mampu lahirkan minat baca di kalangan anak-anak.

Dr. H. Firdaus, S. T., MT. selaku Walikota Pekanbaru memberi apresiasi kepada PLN karena perhatian mereka dalam pembuatan perpustakaan. Gedung baca ini pun, nantinya bisa digunakan bagi kegiatan para warga. Te ntu saja kegiatan yang berkaitan dengan dunia kependidikan. Perpustakaan berlokasi di Taman Putri Kaca Mayang, Kota Pekanbaru.

Perpustakaan ini sangat menarik perhatian. Bangunannya identik dengan rumah daerah di Pekanbaru. Diberikan pula seperangkat komputer sebagai upaya peningkatan kemajuan teknologi dalam bidang literasi. Walikota berpesan, agar perpustakaan ini bukan sekedar pajangan. Harus dimanfaatkan keberadaannya. Mayarakat dihimbau untuk meningkatkan literasinya mulai dari sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk memulainya. Perpustakaan pun resmi dibuka setelah Walkot dan Perwakilan PTPJB menadatangani sebuah plakat.(Ega.Dok.PLN)

Related posts