Rumah Adat Karo, Tertinggi di Sumatera Utara


Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi yang menjadi cagar budaya Indonesia. Berkat masyarakatnya yang masih melestarikan peninggalan warisan budaya, rumah adat Sumatera Utara masih bisa kita jumpai saat ini. Salah satunya Rumah Adat Karo.

Rumah Adat Karo merupakan rumah adat yang paling terkenal di Indonesia. Rumah adat ini selalu menjadi tujuan wisata budaya yang populer di kalangan turis lokal dan mancanegara.

Rumah Adat Karo juga menjadi rumah adat Sumatera Utara yang paling tinggi dan paling besar ukurannya. Tinggi dari Rumah Adat Karo bahkan ada yang mencapai 12 meter.

Uniknya, walaupun menjadi rumah adat terbesar dan tertinggi di Sumatera Utara, tapi rumah adat ini dibangun tanpa menggunakan paku. Terdapat enam belas tiang yang bersandar pada batu-batu besar yang menyangga bangunan ini sehingga kuat berdiri.

Untuk bagian atapnya dibuat dari ijuk hitam yang diikat pada kerangka anyaman bambu. Sementara lantainya terbuat dari kayu yang disusun dan dirangkai dengan apik sehingga menempel satu sama lain.

Rumah adat Karo memiliki nama lain yakni rumah adat Siwaluh Jabu yang mengartikan bahwa rumah tersebut dihuni oleh delapan keluarga yang perannya berbeda-beda dalam rumah tangga.

Penempatan keluarga-keluarga dalam Rumah Adat Karo Sumatera Utara ditentukan oleh adat Karo. Secara garis besar rumah adat ini terdiri atas jabu jahe (hilir) dan jabu julu (hulu). Jabu jahe juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu jabu ujung kayu dan jabu rumah sendipar ujung kayu.

Tetapi, ada kalanya Rumah Adat Karo Sumatera Utara terdiri atas delapan ruang dan dihuni oleh delapan keluarga. Sementara dalam rumah ini hanya ada empat dapur. Masing-masing jabu dibagi dua sehingga terbentuk jabu-jabu sedapuren bena kayu, sedapuren ujung kayu, sedapuren lepar bena kayu, dan jabu sedapuren lepar ujung kayu. (VIA)

Related posts