Setelah TMII Dipindahtangankan

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saat ini dikelola oleh pemerintah, tepatnya BUMN PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, sejak 1 Juli 2021. Setelah sebelumnya dikelola oleh Yayasan Harapan Kita.

Terkait perubahan yang terjadi pada TMII setelah di alihkan kepada pemerintah, Humas TMII Adi Widodo mengatakan hingga saat ini belum ada perubahan, Ia juga enggan untuk mengajukan pendapat lantaran hal tersebut bukanlah kewenangannya.

“Belum ada perubahan apa-apa hari ini, harus tanya ke TWC, kalau saya hanya menjelaskan yang operasional saja di TMII ini seperti apa, kalau untuk yang lain kesana saya enggak punya kewenangan,” katanya, Kamis (30/09/21).

Begitupun dengan Staf Pengelola Lapangan Anjungan Daerah Sumatera Barat, Doni Rostam menuturkan bahwa, terkait berpindah pengurusan TMII kepada pemerintah, tidak ada perubahan sebab Anjungan pada dasarnya dikelola oleh Pemerintah Daerah masing-masing.

“TMII nya dipindahtangankan ke negara tapi kita tidak, Anjungankan Pemda yang mengelola, kalo dulukan TMII Yayasan Harapan Kita, sekarangkan sudah dipindah tangankan pemerintah di PT TWC. Anjungan Daerah tetep Pemda masing-masing yang mengelola,” ujar Doni.

Sebelumya, selama 44 tahun terakhir, TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita yang terafiliasi Keluarga Cendana berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 Tahun 1977.

Kemudin Kementerian Sekretariat Negara mengambil alih pengelolaan TMII setelah Presiden RI Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII pada 31 Maret 2021.

Proses pengambilalihan TMII sendiri dimulai sejak 1 April 2021. Kemudian dalam perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) menegaskan bahwa pengelolaan TMII oleh PT TWC sebagai mitra KSP dilaksanakan dalam jangka waktu 25 tahun terhitung sejak 1 Juli 2021.
Direktur Utama PT TWC (Persero), Edy Setijono dilansir dari Antara mengatakan bahwa, pihaknya siap mengelola TMII menjadi lebih baik lagi.

“Kami siap dan mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam membangun TMII menjadi lebih baik, Membangun TMII memerlukan dukungan semua pihak agar menjadi kebanggan bersama,” kata Edy.

Ia juga menuturkan bahwa TMII akan direvitalisasi dengan konsep Indonesia Opera, yaitu konsep yang mepresentasikan keragaman dan kekayaan potensi daerah dan budaya Indonesia secara kekinian, relevan, dan Inspiratif. (Dwi.foto.dok.Pribadi)

Related posts