Shalika Aurelia Viandrisa, Pesepakbola Putri Indonesia Pertama di Eropa

Tak hanya putra, bakat pesepakbola putri Indonesia pun menarik minat klub-klub Eropa salah satunya adalah Shalika Aurelia Viandrisa.

Dilansir dari laman resmi PSSI pada Senin (10/1/2021), Shalika dikontrak oleh Klub Seri B Putri Liga Italia,Roma FC.

Hadirnya Shalika di Roma membuat dirinya tercatat dalam sejarah sepakbola Indonesia sebagai pesepakbola putri pertama yang bermain di Eropa.

“ Saya bahagia bisa bermain di klub ibukota Italia, Roma FC. Roma FC sendiri merupakan tempat yang bagus untuk belajar banyak mengenai sepakbola Eropa dan Italia, dan saya akan memberikan kemampuan maksimal untuk tim,” jelas Shalika yang merupakan pemain Timnas Putri Indonesia.

Roma FC sendiri dalam keterangan resminya mengaku senang dengan adanya Shalika, apalagi selama bermain di Inggris, Shalika mampu memperlihatkan permainan menawan.” Dia, Shalika merupakan profesional sejati, sangat serius kalau bermain dan memahami posisinya sebagai bek tengah. Dan berdasarkan pengamatan kami, Shalika juga merupakan pemain pekerja keras dan cerdas sehingga memiliki cara agar lawan tidak lolos dari hadangannya,” tulis Roma CF dalam laman resminya.

Kantongi 8 Caps Internasional

Sebagai pemain muda yang turut mengantarkan Indonesia ke AFC Women Cup 2020, Shalika dikenal sebagai bek tengah yang tidak tergantikan. Buktinya dari 8 laga yang dijalani Timnas Putri, dirinya tidak tergantikan.

Menurut pelatih Timnas Putri, Rudi Priambodo, Shalika merupakan  salah satu bek wanita tangguh yang dimiliki oleh Indonesia. “ Selama ada dia, gawang Indonesia aman dari kebobolan. Tak jarang banyak pemain depan lawan yang rela melakukan beragam cara agar pertahanan Shalika bisa ditembus, namun mereka tetap kesulitan dan tidak mampu menembus kokohnya pertahanan Indonesia yang dikomandoi Shalika,” ucap Rudi Priambodo dikutip dari laman resmi PSSI.

Rudi sendiri yakin, hadirnya Shalika di Piala AFC Women Cup 2022, mampu mengantarkan Timnas Indonesia ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Sehingga pesepakbolaan putri Indonesia tidak dipandang sebelah mata lagi.(Hs.Foto.dok.PSSI)

Related posts