TikTok Resmi Beri Label Otomatis untuk Konten Buatan AI

Jakarta, GPriority.co.id – TikTok telah mengumumkan langkah baru dalam memberikan label khusus pada konten yang dihasilkan oleh platform kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Dengan demikian, konten yang dibuat oleh platform AI seperti DALL·E 3 milik OpenAI akan secara otomatis diberi label “AI-generated” untuk memberi informasi kepada pengguna bahwa konten tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan.

“Konten yang dihasilkan AI adalah inovasi kreatif yang luar biasa, tetapi transparansi bagi pengguna sangat penting,” ujar Head of Operations and Trust & Safety TikTok, Adam Presser, dalam keterangan resminya yang dikutip dari TechCrunch, Jumat (10/5).

Pemberian label pada konten buatan AI ini diterapkan melalui Content Credentials, sebuah teknologi yang dikembangkan oleh Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA), yang merupakan kemitraan antara Microsoft dan Adobe.

Teknologi ini akan melampirkan metadata khusus pada suatu konten yang memungkinkan TikTok untuk secara otomatis mengidentifikasi bahwa konten tersebut dihasilkan oleh AI dan memberikan label yang sesuai.

Metadata dari Content Credential akan memberikan detail tentang asal-usul dan proses pembuatan atau penyuntingan konten yang dihasilkan oleh AI. Informasi ini akan tetap terkait dengan konten tersebut bahkan saat diunduh oleh pengguna.

Kebijakan pemberian label ini mulai berlaku pada Kamis (9/10) dan akan diterapkan untuk semua pengguna TikTok secara global dalam beberapa pekan mendatang.

“Dengan bermitra bersama rekan-rekan untuk memberikan label konten di seluruh platform, kami memudahkan pembuat konten untuk mengeksplorasi konten yang dihasilkan AI secara bertanggung jawab, sambil terus mencegah konten buatan AI berbahaya atau menyesatkan yang dilarang di TikTok,” lanjut Adam.

Sebelumnya, TikTok telah memberi label pada konten yang menggunakan fitur efek AI TikTok, dan sekarang platform tersebut juga akan memberi label pada konten yang dihasilkan oleh platform lain seperti DALL·E 3 dan Microsoft Bing Image Creator.

Selain itu, TikTok juga menegaskan komitmennya untuk melawan penggunaan AI dalam konten yang berkaitan dengan pemilihan umum. Kebijakan mereka juga secara tegas melarang konten buatan AI yang mengandung informasi menyesatkan.

Penulis: Ahmad Faqih Zuhair
Foto: Mario Tama/Getty Images