Viral! Undangan Rapat Pernikahan Anak Kepala BNPB Pakai Kop Surat Resmi

Surat undangan persiapan pernikahan anak Kepala BNPB, Suharyanto/Foto : Dok akun X @blank0429 Surat undangan persiapan pernikahan anak Kepala BNPB, Suharyanto/Foto : Dok akun X @blank0429

Jakarta, GPriority.co.id — Viral di media sosial surat undangan rapat persiapan pernikahan anak Kepala BNPB Suharyanto, dengan kop BNPB bernomor 402/SU/PR.01.03/08/2025.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, pada Senin (11/8) itu disebutkan bahwa rapat dijadwalkan berlangsung Rabu (13/8) di Aula Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta Timur.

Bahkan, dalam surat tersebut tertulis permohonan agar para peserta rapat datang 30 menit lebih awal.

“Mengingat pentingnya rapat tersebut, mohon Bapak/Ibu hadir 30 menit lebih awal dan tidak diwakilkan,” isi surat itu, dikutip Minggu (24/8).

Adapun daftar undangan dalam surat tersebut sebanyak 90 orang. Mereka terdiri dari Suharyanto selaku pemangku hajatan, Rustian selaku ketua panitia acara, dan jajaran internal BNPB lainnya.

Kemudian, ada juga rekan-rekan seangkatan Suharyanto di TNI serta pihak kepolisian yang merupakan koleganya.

Dalam klarifikasinya, Rustian menyampaikan bahwa undangan tersebut ditujukan kepada para panitia acara yang baru pertama kali dilakukan rapat karena padatnya jadwal Suharyanto.

Pembentukan panitia dari internal BNPB ini diklaim untuk mempermudah koordinasi dengan Wedding Organizer (WO) karena keterbatasan pengetahuan undangan.

Hal ini memicu reaksi geram warganet. Banyak di antara mereka yang menyayangkan tindakan tersebut.

“Begitu cintanya pada BNPB sampai dianggap milik sendiri dan keluarga,” tulis akun X @alifanews, dikutip Minggu (24/8).

“Jadi pada norak dengan jabatan, ya. Jabatan di pemerintah yang gaji kalian pakai uang rakyat, jadi jangan songong. Ini perayaan pribadi, ngapain pakai logo kantor,” tulis akun X @nomerorae.

“Ini ngeri juga keadaan negara dan masyarakat kita. Bisa makin hancur negara ini. Benar kata konten kreator yang lewat di explore kemarin. Mutu pejabat kita jadi semakin rendah. Karena kita dikasih lihat yang jelek terus, kita jadi terbiasa dan memaklumi kelakuan pejabat kita yang jelek,” kata akun X @leogusta_.

Pewarta : Fifi Abdurahman