Warkooplay Warung Kopi Goweser

Bagi pecinta kopi, pastinya sudah tahu bahwa pada saat ini ada beragam kopi modern yang disajikan baik di cafe, restoran maupun kedai kopi. Ya, ada kopi hitam, kopi latte, kopi susu, kopi espresso,cappuccino dan mochaccino.

Diantara deretan kopi tersebut, menurut barista Warkooplay Adi yang ditemui pada Jum’at (30/7/2021) di tempat kerjanya, kopi latte yang paling enak. Latte sendiri menjadi menu yang paling favorit di kafe yang terletak di Jalan Howitzer Raya. “ Rasanya yang lezat ditambah dengan sentuhan art pada busanya menjadikan latte favorit para pengunjung Warkooplay,” jelas Adi.

Latte sendiri merupakan kombinasi dari kopi, espresso dan susu. Nah yang membedakan antara latte, espresso dan susu adalah latte memiliki banyak busa dibagian atasnyadibandingkan 2 jenis kopi yang telah disebutkan tadi.

 Hmm, pastinya Anda penasaran kan kenapa busa latte di bagian atasnya lebih banyak dibandingkan kopi jenis lainnya. Hal ini dikarenakan busa susu yang ditambahkan pada kopi lebih banyak dibandingkan jenis kopi lainnya.” Kopi latte disajikan dengan takaran 1:3 dari perpaduan antara espresso, susu yang telah di steam sebelumnya dan foam dari susu.Terkait dengan espresso yang digunakan adalah double shoot atau jika ditakar sekitar 60 ml dan tambahan susu sekitar 180 ml. Jangan lupa busa susu yang disiapkan  pada atasnya sekitar 1 cm. Busa ini dimaksudkan untuk menarik pengunjung,” jelas Adi.

Guna membuat latte menjadi tambah menarik , di tahun 2017 sekumpulan anak muda Indonesia membuat busanya sebagai art latte. “ Ya, dari busa tersebut bisa dibuat gambar model apa saja, ada kembang, apel, pohon, wajah dan lain sebagainya. Karena busanya yang bisa dibuat apa saja, makanya banyak pecinta kopi yang mengupload latte ke dalam instagramnya.

Hmm, kalau sudah tahu, latte menjadi kopi paling favorit, tentunya Anda pingin tahu dari mana latte berasal? Berdasarkan keterangan Adi, latte berasal dari Italia. Dan penemunya adalah seorang barista asal Italia bernama Lino Meiorin. Lino Meiorin yang hidup di tahun 1950-an melihat banyak pengunjung kafe yang tidak terlalu menyukai cita rasa dari cappucino dan espresso sehingga banyak yang meminta untuk menambahkan susu lebih pada setiap minumannya.

Banyaknya pelanggan yang meminta susu lebih, membuat Lino mempunyai ide untuk membuat menu baru bernama kopi latte atau dalam bahasa Italia dikenal sebagai caffe latte. Uniknya, dia menyajikan latte tidak ke dalam cangkir kopi seperti pada saat ini melainkan di dalam mangkuk dan gelas bir. Namun banyak pengunjung yang memprotesnya sehingga Lino pun menggunakan cangkir untuk menu barunya tersebut. Alhasil banyak pengunjung yang menyukai menu tersebut hingga saat ini.

Selain kopi latte, kopi hitam dan beragam kopi lainnya, Warkooplay juga menyediakan beragam menu menarik lainnya seperti beragam menu indomie, roti bakar dan menu lainnya. Warkooplay juga menyediakan paket yang bisa dinikmati oleh keluarga, salah satunya adalah paket kopi latte ukuran besar yang dibanderol dengan harga Rp.75 ribu,-. Selain mendapatkan kopi latte ukuran besar, Anda juga akan mendapatkan roti bakar yang rasanya maknyus pisan. Hmm, pastinya tertarik untuk menikmatinya. Jadi tunggu apalagi segera datang ke warkooplay sekarang juga. Mengenai jam bukanya, warkooplay buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Namun, jika tidak sempat bisa memesannya di GoFood,GrabFood dan ShopeeFood.

Sekedar informasi, Warkooplay merupakan cafe yang didirikan pada Juli 2021. Awal mula berdirinya Warkooplay bertujuan sebagai tempat istirahat para goweser (sebutan bagi peseda) yang ingin beristirahat sekaligus menikmati makanan ringan. “ Namun seiring berjalannya waktu, tidak hanya goweser yang menikmati menu di warkooplay, masyarakat biasa pun menikmatinya,” jelas Adi.

Menurut Adi, rasanya yang lezat membuat mereka ketagihan untuk datang kembali ke warkooplay. (Hs.Foto.Hs)

 

 

Related posts