Jakarta, GPriority.co.id – Kontingen Indonesia menutup partisipasi di ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan hasil gemilang. Merah Putih finis di peringkat kedua klasemen akhir setelah mengoleksi 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas konsistensi prestasi serta peningkatan kualitas pembinaan atlet disabilitas nasional.
Menurut Taufik, raihan medali di ajang regional tersebut mencerminkan hasil kerja keras kolektif antara atlet, pelatih, dan sistem pembinaan yang terus diperkuat
“Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga disabilitas Indonesia berada pada jalur yang tepat. Semangat juang dan disiplin para atlet menjadi modal utama untuk meningkatkan prestasi ke level yang lebih tinggi,” ujar Taufik di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (28/1).
Taufik juga menyampaikan pesan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah mengharumkan nama bangsa.
Pemerintah, kata dia, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga disabilitas sebagai bagian dari penguatan prestasi olahraga nasional.
Sementara itu, Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari capaian rekor yang diraih sepanjang kompetisi.
“Kontingen Indonesia berhasil memecahkan 25 rekor ASEAN Para Games dan satu rekor Asia. Ini menjadi bukti peningkatan kualitas atlet dan efektivitas pembinaan yang dilakukan secara terencana,” ujar Senny.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi menjadi faktor penting dalam menjaga performa atlet di level internasional.
