5 Minuman yang Sebaiknya Tidak Disimpan Lama di Tumbler

Tidak semua minuman cocok disimpan terlalu lama di dalam tumbler, terutama jika dibiarkan pada suhu ruang atau menggunakan wadah yang tidak dirancang untuk jenis minuman tertentu/Foto : Dok. Stanley Tidak semua minuman cocok disimpan terlalu lama di dalam tumbler, terutama jika dibiarkan pada suhu ruang atau menggunakan wadah yang tidak dirancang untuk jenis minuman tertentu/Foto : Dok. Stanley

Jakarta, GPriority.co.id – Tumbler menjadi pilihan praktis untuk membawa minuman saat bekerja, kuliah, atau bepergian. Namun, tidak semua minuman cocok disimpan terlalu lama di dalam botol minum, terutama jika dibiarkan pada suhu ruang atau menggunakan wadah yang tidak dirancang untuk jenis minuman tertentu.

Dilansir dari IDN Times, terdapat lima jenis minuman yang perlu diperhatikan saat disimpan di tumbler, mulai dari susu hingga air kelapa. Risiko yang muncul bukan hanya perubahan rasa dan aroma, tetapi juga pertumbuhan bakteri serta tekanan gas dalam wadah tertutup.

1. Susu dan Minuman Olahannya

Susu, latte, dan smoothie mengandung zat gizi yang dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme jika penyimpanannya tidak tepat. Apabila dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama, minuman tersebut berisiko basi dan tidak aman dikonsumsi.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyarankan agar makanan dan minuman yang mudah rusak tidak dibiarkan di luar lemari pendingin lebih dari dua jam, atau satu jam ketika suhu lingkungan berada di atas 32 derajat Celsius.

2. Jus Buah Segar

Jus buah segar dapat mengalami perubahan warna, rasa, dan kandungan zat gizi selama penyimpanan. Paparan udara juga dapat menyebabkan oksidasi pada buah tertentu, seperti apel dan pir.

USDA mengingatkan bahwa jus segar yang tidak dipasteurisasi berisiko mengandung bakteri berbahaya. Karena itu, jus sebaiknya segera diminum atau disimpan dalam lemari pendingin sesuai kebutuhan.

3. Kopi Hitam

Kopi hitam dapat meninggalkan residu minyak dan aroma pada dinding tumbler, terutama jika wadah tidak segera dibersihkan. Penyimpanan terlalu lama juga dapat mengubah cita rasa kopi. Untuk menjaga kualitas minuman dan kebersihan wadah, habiskan kopi sesuai kebutuhan dan cuci tumbler setelah digunakan.

4. Minuman Bersoda

Minuman bersoda perlu mendapat perhatian khusus karena mengandung karbon dioksida bertekanan. Jika disimpan dalam wadah tertutup yang tidak dirancang untuk minuman berkarbonasi, tekanan dapat meningkat dan menyebabkan tutup terbuka mendadak atau minuman menyembur.

Tidak semua tumbler aman untuk soda. Periksa petunjuk produsen sebelum menggunakannya untuk minuman berkarbonasi.

5. Air Kelapa

Air kelapa mengandung gula alami dan dapat mengalami perubahan rasa maupun fermentasi jika dibiarkan terlalu lama, terutama pada suhu ruang. Proses fermentasi juga dapat menghasilkan gas yang meningkatkan tekanan dalam tumbler tertutup rapat.

Agar tetap aman, simpan air kelapa dalam kondisi dingin jika tidak langsung diminum dan segera bersihkan tumbler setelah digunakan.

Pada akhirnya, tumbler tetap bisa digunakan untuk berbagai minuman selama bahan wadah sesuai, kebersihan terjaga, dan penyimpanan dilakukan dengan benar. Jangan lupa memeriksa petunjuk penggunaan serta segera membuang minuman yang menunjukkan tanda kerusakan.