Bupati Morut Tekankan Pengembangan SDM untuk Hadapi “Kutukan Tambang”

Jakarta, GPriority.co.id – Bupati Morowali Utara (Morut), Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menegaskan komitmen mengatasi “kutukan tambang” (resource curse) dengan menjadikan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai strategi utama jangka panjang. Pernyataan itu disampaikannya dalam program A-Talk (Bincang Apkasi) yang dipandu Brigita Manohara di kanal YouTube resmi Apkasi Official.

Sebagai Ketua Apkasi Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Delis menilai kekayaan nikel di Morowali Utara bersifat terbatas dan pada akhirnya akan habis. Karena itu, ia menekankan masyarakat daerah tidak boleh terus bergantung pada sektor ekstraktif pertambangan semata.

“Kekayaan alam berupa nikel itu terbatas dan suatu saat akan habis. Karena itu, masyarakat Morowali Utara tidak boleh terus-menerus bergantung pada sektor ekstraktif tambang,” ujar Delis dalam program tersebut.

Strategi pasca-tambang

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mengalihkan fokus pada peningkatan kualitas dan kapasitas SDM lokal. Langkah ini dimaksudkan agar masyarakat tetap berdaya saing dan mandiri ketika sektor pertambangan tidak lagi menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Delis mengaku mempelajari konsep pembangunan Lee Kuan Yew, mantan Perdana Menteri Singapura, terutama strategi pembangunan yang menempatkan kompetensi manusia sebagai fondasi kemajuan wilayah. Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar Morowali Utara tidak hanya mengandalkan hasil bumi, tetapi juga membangun fondasi SDM yang kuat.

Hilirisasi dan kesejahteraan

Pernyataan itu sejalan dengan arah pembangunan Morowali Utara yang terus mendorong hilirisasi mineral strategis. Pada saat yang sama, pemerintah daerah berupaya memastikan lompatan ekonomi dari sektor nikel berbanding lurus dengan kesejahteraan dan kemandirian jangka panjang masyarakat.

Delis juga dikenal mendorong pengembangan ekonomi di luar tambang, termasuk pertanian, produk UMKM, dan karya kreatif. Dalam Apkasi Otonomi Expo 2025, ia menyatakan produk lokal serta hasil industri nikel Morowali Utara perlu memiliki daya saing untuk menembus pasar global sekaligus menarik investor.

Sebagai Bupati Morowali Utara sejak 2021, Delis menjalankan pendekatan yang memadukan optimalisasi investasi nikel dengan penguatan pendidikan, termasuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal daerah untuk menciptakan SDM yang mampu bersaing di tengah industrialisasi.

Foto : Istimewa