Kepala Bappeda Sulteng Ungkap Strategi Penguatan Kerja Sama Antar Instansi dan Sektor untuk Pembangunan Daerah

Jakarta, GPriority.co.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Christina Shandra Tobondo mengungkapkan strategi yang dijalankan Bappeda Sulteng dalam memperkuat kerjasama antar instansi dan sektor guna mencapai tujuan pembangunan daerah.

Shandra menjelaskan bahwa Bappeda Sulteng melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melalui berbagai wadah yang sesuai dengan regulasi yang ada.

“Jadi ada wadah-wadah yang sesuai dengan regulasi Permendagri nomor 86. ada mekanisme, musrembang kemudian ada musrembang kecamatan, kabupaten, provinsi, dan kemudian yang terakhir adalah untuk menyelaraskan program-program AP yang bersumber dari APBN dengan usulan dari kabupaten dan juga dari provinsi,” kata Shandra kepada GPriority usai mengikuti Musrembangnas 2024 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa (7/5).

Lebih lanjut, Shandra menyebutkan bahwa koordinasi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian ketercapaian, melainkan juga dengan strategi dan pencapaian indikator-indikator pembangunan.

“Bappeda Sulteng secara berkala mengevaluasi pencapaian pokok dan indikator pembangunan di provinsi Sulawesi Tengah, serta melakukan koordinasi yang berkelanjutan untuk mencapai indikator pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Shandra.

Dengan demikian, melalui pendekatan koordinasi yang terstruktur dan berkesinambungan, Bappeda Sulteng terus memastikan pembangunan di wilayah tersebut berjalan sesuai rencana dan mencapai hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Diketahui, Musrenbangnas 2024 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Digelar sebagai puncak konsolidasi usulan pembangunan melalui rangkaian desk pada 28 April-8 Mei 2024.

Penulis: Ahmad Faqih Zuhair

Foto: GPriority