Jakarta, GPriority.co.id – Penggunaan eyelash extension atau sambung bulu mata menjadi pilihan untuk menunjang penampilan. Namun, sebuah studi yang dipresentasikan dalam Kongres ke-44 European Society of Cataract and Refractive Surgery (ESCRS) menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mata.
Penelitian tersebut menemukan tungau mikroskopis Demodex folliculorum pada 96% pengguna rutin eyelash extension yang menjalani pemeriksaan.
Penelitian yang dilakukan tim dari Vinnytsia Pirogov Memorial National Medical University, Ukraina, melibatkan 345 perempuan berusia 16–28 tahun. Dari jumlah tersebut, 24,9% memiliki pengalaman menggunakan eyelash extension.
Pemeriksaan mikroskopis dilakukan terhadap 25 perempuan yang rutin menggunakan sambung bulu mata. Hasilnya, sebanyak 24 orang atau 96% terdeteksi memiliki Demodex folliculorum. Temuan ini merupakan hasil pemeriksaan pada kelompok kecil pengguna rutin, sehingga tidak dapat digeneralisasi kepada seluruh pengguna eyelash extension.
Demodex merupakan tungau berukuran mikroskopis yang secara alami dapat hidup di sekitar folikel rambut dan kelenjar minyak manusia. Keberadaannya tidak selalu menandakan penyakit. Namun, pertumbuhan berlebihan dapat berkaitan dengan peradangan pada kelopak mata, terutama ketika disertai gejala tertentu.
Peneliti Tetiana Zhmud menekankan pentingnya kebersihan kelopak mata. Ia menyampaikan, “Rather than avoiding eyelash extensions entirely, proper eyelid hygiene, awareness of symptoms, and appropriate testing when symptoms occur are important.” Artinya, pengguna tidak harus sepenuhnya menghindari eyelash extension, tetapi perlu menjaga kebersihan, mengenali gejala, dan menjalani pemeriksaan apabila keluhan muncul.
Dari peserta yang terdeteksi memiliki Demodex, sebanyak 18 orang menunjukkan tanda iritasi, seperti gatal, kemerahan, pembengkakan, sisik di pangkal bulu mata, serta bulu mata yang saling menempel.
Penelitian tersebut juga menemukan tanda disfungsi kelenjar meibom pada 85% perempuan yang telah menjalani prosedur eyelash extension lebih dari 10 kali. Kelenjar ini menghasilkan minyak yang membantu mengurangi penguapan air mata.
Meski demikian, penelitian tersebut belum membuktikan bahwa eyelash extension secara langsung menyebabkan pertumbuhan tungau atau gangguan mata. Penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar masih diperlukan.
Pengguna eyelash extension disarankan membersihkan area kelopak mata secara lembut menggunakan produk yang sesuai untuk area mata dan mengikuti petunjuk perawatan. Hindari menggosok mata secara berlebihan atau menggunakan produk pembersih yang dapat memicu iritasi.
Jika muncul gatal berkepanjangan, kemerahan, atau pembengkakan, segera konsultasikan dengan dokter mata. Pemeriksaan profesional membantu menentukan penyebab keluhan dan penanganan yang tepat.
