Killing Me Inside Re:union Rilis “Senyawa dan Candu”, Lagu yang Ditulis Onad saat Rehab

Grup musik Killing Me Inside Re:union. Foto: istimewa Grup musik Killing Me Inside Re:union. Foto: istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Grup musik Killing Me Inside Re:union resmi merilis lagu terbaru berjudul “Senyawa dan Candu” yang mulai tersedia di berbagai platform musik digital sejak 13 Februari 2026.

Single ini menjadi sorotan karena ditulis langsung oleh Onadio Leonardo atau Onad saat menjalani masa pemulihan di tempat rehabilitasi usai terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

“Saat rehab, gue enggak tahu mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi,” kata Onad dalam siaran pers dikutip, Minggu (15/2).

Lagu “Senyawa dan Candu” disebut sebagai refleksi personal Onad atas perjalanan hidup yang sempat terpuruk.

Onad mengungkapkan bahwa lagu tersebut langsung mendapat respons positif dari personel Killing Me Inside Re:union lainnya.

“Mereka langsung terima, katanya ‘Ini lo banget sih’,” kata Onad.

“Akhirnya kayak ‘ya udah ini pas banget sih’ mereka bilang: ‘personal, momennya lagi dapat, lo baru cabut dari rehab, let’s go’,” ia menambahkan.

Dalam proses penggarapan musik, Onad dibantu oleh Sansan (vokalis) dan Raka (gitaris). Bahkan, Rudye yang merupakan eks-personel Killing Me Inside turut terlibat membantu produksi lagu ini.

Menariknya, “Senyawa dan Candu” juga menjadi penanda kembalinya Killing Me Inside Re:union merilis lagu berbahasa Indonesia setelah sekian lama.

“Setelah bertahun-tahun tidak membuat lagu dengan Bahasa Indonesia, akhirnya kejadian juga waktu kami mau rebranding. Kayak waktu itu dari era ‘The Tormented’ ke ‘Biarlah’… dan kayaknya itu deh yang kami suka,” kata Onad.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari fase baru perjalanan band yang dikenal lewat warna musik rock alternatif tersebut.

Tak berhenti di single, Killing Me Inside Re:union juga mengisyaratkan rencana merilis Extended Play (EP) dalam waktu dekat.

“Killing Me kan (merilis) single melulu. Nah udah lama nih kita enggak ngeluarin EP. Itu salah satunya. Yang jelas, priority gue tahun ini adalah Killing Me Inside Re:Union,” kata Onad.

Dengan rilisnya “Senyawa dan Candu”, Killing Me Inside Re:union menandai comeback emosional yang tak hanya berbicara soal musik, tetapi juga proses pemulihan dan refleksi diri sang vokalis. Lagu ini sekaligus menjadi babak baru perjalanan band di industri musik Indonesia 2026.