Jakarta, GPriority.co.id – Perjalanan Aghniny Haque dari arena taekwondo ke industri perfilman menjadi salah satu cerita inspiratif yang dibagikannya dalam acara Indonesia Sports Summit 2026 di JCC Senayan, Jumat (11/9).
Mantan atlet taekwondo nasional itu mengaku tidak pernah menyangka perjalanan hidupnya akan membawanya menjadi seorang aktris.
Aghniny mengatakan kariernya bermula dari taekwondo. Ia bergabung dengan tim nasional sejak usia 14 tahun dan, berdasarkan ceritanya, berada di tim nasional pada 2011 hingga 2016.
“Jadi, awalnya itu mulai dari taekwondo. Aku jadi atlet national team itu dari usia 14 tahun dan ada di national team dari 2011 sampai 2016. Dan waktu itu ya taunya cuma hanya latihan, bertanding dan membawa nama Indonesia,” ujar Aghniny.
Selama menjadi atlet, Aghniny menorehkan sejumlah prestasi internasional. Ia meraih medali perunggu SEA Games 2013 di Myanmar, medali perak Kejuaraan Taekwondo Asia 2014 di Tashkent, Uzbekistan, serta medali emas Hong Kong Open dan Thailand Open kategori remaja. Ia juga turut menyumbangkan emas untuk Indonesia pada Islamic Solidarity Games III di Palembang.
Namun, cedera mengubah arah hidupnya. Aghniny mengungkapkan bahwa ia mengalami cedera pada 2015 dan akhirnya berhenti sebagai atlet pada 2017.
“Sempat waktu itu kehilangan arah karena identitas aku ya, dari kecil aku taunya cuma aku adalah sebagai atlet gitu,” katanya.
Kesempatan memasuki dunia akting kemudian datang secara tidak terduga. Latar belakangnya sebagai atlet bela diri membuat Aghniny mendapat kesempatan mengikuti casting film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 dan lolos sebagai Rara Murni. Film tersebut menjadi debutnya pada 2018.
“Yang awalnya aku dapat kesempatan karena basebilan itu aku taekwondo, yang akhirnya aku syuting film pertama Wiro Sableng dan dari situ mulai belajar serius acting dari 0,” tutur Aghniny.
Kariernya kemudian berkembang lewat berbagai film, termasuk Perempuan Tanah Jahanam, Habibie & Ainun 3, Wedding Agreement, KKN di Desa Penari, Mencuri Raden Saleh, Qorin, Kajiman: Iblis Terkejam Penagih Janji, Pemandi Jenazah, hingga Tuhan, Izinkan Aku Berdosa.
Pada 2026, kiprah Aghniny semakin luas. Ia menjadi pemeran utama film Zona Merah, yang diangkat dari serial berjudul sama, serta membintangi Khadam, film yang menjadi debutnya di industri perfilman Malaysia dan dijadwalkan tayang di Indonesia pada 16 September 2026.
Bagi Aghniny, perjalanan tersebut membuktikan bahwa pengalaman masa lalu tetap memiliki peran penting dalam membentuk masa depan.
“Pada akhirnya taekwondo lah yang membawa aku ke dunia yang aku jalanin sekarang. Jadi saling berkaitan ya, seperti itu ya dari awal,” ujarnya.
