Hobi Ngopi Berlebihan? Awas Bisa Turunkan Kepadatan Tulang!

Minum kopi berlebihan disebut berkaitan dengan penurunan kepadatan tulang, terutama pada perempuan yang memiliki asupan kalsium rendah/Foto : Dok. Istimewa Minum kopi berlebihan disebut berkaitan dengan penurunan kepadatan tulang, terutama pada perempuan yang memiliki asupan kalsium rendah/Foto : Dok. Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Kebiasaan minum kopi berlebihan diduga berkaitan dengan penurunan kepadatan tulang, terutama pada perempuan yang memiliki asupan kalsium rendah.

Sejumlah penelitian jangka panjang menemukan adanya hubungan antara konsumsi kopi dalam jumlah tinggi dan kesehatan tulang, meski dampaknya tidak sama pada setiap orang.

Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada 2013 mengamati 61.433 perempuan di Swedia melalui Swedish Mammography Cohort. Penelitian tersebut menelusuri konsumsi kopi dan risiko patah tulang selama periode 1987–2008.

Hasilnya, perempuan yang mengonsumsi empat cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki kepadatan tulang sekitar 2–4 persen lebih rendah pada sejumlah bagian tubuh dibandingkan mereka yang minum kurang dari satu cangkir sehari. Namun, penelitian itu tidak menemukan peningkatan risiko patah tulang secara keseluruhan yang sejalan dengan bertambahnya konsumsi kopi.

Temuan lain dari penelitian terhadap 31.527 perempuan Swedia, dengan rata-rata masa pemantauan 10,3 tahun, menunjukkan bahwa konsumsi kopi setidaknya empat cangkir sehari berkaitan dengan peningkatan risiko patah tulang akibat osteoporosis, khususnya pada perempuan dengan asupan kalsium kurang dari 700 miligram per hari.

Kafein diketahui dapat meningkatkan pengeluaran kalsium melalui urine dalam jangka pendek. Jika asupan kalsium tidak mencukupi, kondisi tersebut berpotensi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan tulang dalam jangka panjang. Risiko ini perlu diperhatikan, terutama pada perempuan setelah menopause, ketika perubahan hormon dapat mempercepat kehilangan massa tulang.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @ketofitnessid, “masalahnya bukan terletak pada satu cangkir kopi di pagi hari, melainkan pada ngopi dalam jumlah besar lebih dari 4 cangkir per hari tanpa dibarengi dengan asupan kalsium yang memadai.”

Meski demikian, kopi tidak serta-merta menyebabkan osteoporosis. Penelitian lain yang dipublikasikan pada 2024 di jurnal Bone dan melibatkan 487.594 peserta UK Biobank selama rata-rata 12,8 tahun justru menemukan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan risiko osteoporosis yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan kopi dan kesehatan tulang masih kompleks.

Untuk menjaga kesehatan tulang, masyarakat disarankan memenuhi kebutuhan kalsium melalui makanan seperti susu, yoghurt, ikan bertulang lunak, dan sayuran tertentu. Konsumsi kopi juga sebaiknya disesuaikan dengan toleransi tubuh dan asupan kalsium harian.

Dengan demikian, membatasi kopi hingga sekitar dua sampai tiga cangkir sehari dapat menjadi pilihan praktis bagi orang yang khawatir dengan konsumsi kafein berlebihan. Namun, kebutuhan setiap orang berbeda, sehingga menjaga pola makan seimbang dan kecukupan vitamin D tetap menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan tulang.