Jakarta, GPriority.co.id – Perusahaan teknologi Fujifilm, baru saja memperkenalkan produk teknologi alat kesehatan terbarunya, bernama ECHELON Smart Zero Helium.
ECHELON Smart Zero Helium merupakan mesin MRI (Magnetic Resonance Imaging)yang diklaim dapat mengeluarkan hasil hanya dalam hitungan menit. Teknologi alat kesehatan terbaru ini dikenalkan melalui Indonesia International Hospital Expo 2024.
Pada umumnya, mesin MRI menggunakan helium cair untuk mendinginkan magnet superkonduktif yang digunakan saat pemindaian. Helium cair memiliki titik didih yang sangat rendah, yaitu -269°C, sehingga dapat mencapai suhu mendekati nol mutlak.
Namun sesuai dengan namanya, ECHELON Smart Zero Helium hadir sebagai produk mesin MRI yang dapat dioperasikan tanpa tambahan cairan helium.

“Kami sudah menggunakan teknologi yang benar-benar zero helium. Lalu terdapat juga teknologi Synergy Drive, atau percepatan pemeriksaan. Dimana, hanya dalam satu kali klik, positioning dalam dilakukan secara otomatis,” ujar pihak Fujifilm Indonesia pada Rabu (16/10), di JCC Senayan, Jakarta Pusat.
Selain memudahkan untuk melihat hasil MRI, teknologi mesin MRI tanpa helium ini juga diklaim dapat membuat radiografer dan dokter mendapatkan pasien dalam jumlah yang lebih banyak.
Jika pemeriksaan mesin MRI pada umumnya membutuhkan waktu 30-60 menit, teknologi ECHELON Smart Zero Helium diklaim dapat memangkas waktu tersebut hingga 64 persen, sekitar 5-6 menit saja.
Bahkan, kualitas gambar MRI yang dihasilkan teknologi mesin MRI tersebut juga sama dengan mesin MRI pada umumnya yang menggunakan helium.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Fujifilm pun membocorkan cairan pengganti helium pada teknologi ECHELON Smart Zero Helium.
“Kita menggunakan cooling system yang spesial. Itu top secret kami. Cooling system ini memang biasanya diisi dengan cairan helium untuk mendinginkan si magnet tersebut menggunakan chiller. Nah, ini masih jadi top secret kami. Tapi nantinya kalau penasaran, saat instalasi pertama di Indonesia, kami akan memberitahukan cara kerja serta manfaatnya,” jelas pihak Fujifilm Indonesia.
Adapun penggunaan teknologi zero helium ini juga memiliki banyak manfaat. Salah satu contohnya seperti jika ada benda yang menempel, maka quench mesin MRI ECHELON Smart Zero Helium diklaim seperti men-shut down komputer.
Bahkan hanya butuh 3 jam untuk menghidupkan magnet pada mesin MRI tersebut, tanpa cairan yang keluar atau bocor.
Bocoran Harga ECHELON Smart Zero Helium
Saat ditanya soal harga ECHELON Smart Zero Helium, sayangnya pihak Fujifilm belum bisa memastikan harga mesin MRI dengan teknologi canggih tersebut.
“Belum ada harga pastinya. Karena baru launching di Indonesia pada April atau Mei tahun depan. Kurang lebih kisarannya Rp30 juta. Tapi harga ini belum pasti,” ujar Marketing Fujifilm Indonesia.
Foto : GPriority
