Jakarta, Gpriority.co.id – Terpilihnya Yenny Wahid sebagai Wakil Presiden (Wapres) International Federation of Sport Climbing (IFSC) Asia untuk periode 2025-2027 diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat kolaborasi antarnegara, meningkatkan kualitas kompetisi, serta memperluas jangkauan olahraga panjat tebing di kawasan Asia.
Yenny Wahid, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang resmi terpilih sebagai Wakil Presiden IFSC pada IFSC Asia Plenary Assembly yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (11/01) mengharapkan hal tersebut.
Dikatakannya, terpilihnya ia dalam IFSC Asia Plenary Assembly menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat perannya dan kontribusinya di tingkat internasional.
Melalui posisi ini, Indonesia sebutnya, mempunyai peluang yang lebih besar untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan strategis demi kemajuan olahraga panjat tebing, baik di Asia maupun dunia.
Dirinya pun optimistis bahwa momentum ini akan membawa dampak positif, tidak hanya bagi perkembangan olahraga panjat tebing di kawasan Asia, namun juga dalam menciptakan lebih banyak peluang dan pengalaman berharga bagi atlet-atlet Indonesia di kancah internasional.
FPTI sendiri menganggap terpilihnya Yenny Wahid sebagai Wakil Presiden IFSC Asia menjadi pencapaian penting bagi FPTI dan Indonesia di dunia olahraga panjat tebing internasional. Posisi tersebut mencerminkan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi FPTI dalam memajukan olahraga panjat tebing, baik di tingkat nasional maupun kawasan Asia.
“Terpilihnya saya sebagai Wakil Presiden menjadi bukti bahwa FPTI telah banyak berkontribusi dalam pengembangan olahraga panjat tebing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tidak hanya pada periode saya, tetapi juga pada periode-periode sebelumnya, FPTI telah memberikan dampak besar bagi kemajuan olahraga ini,” ucap Yenny dalam laman FPTI.
Hal senada juga disampaikan Kemenpora. Melalui laman media sosialnya, Kemenpora menegaskan momen ini bukan hanya menjadi pencapaian penting bagi FPTI, tapi juga pencapaian besar untuk Indonesia di dunia olahraga panjat tebing internasional. Kemenpora pun mengajak berbagai pihak untuk mendorong olahraga panjat tebing dan cabang olahraga lainnya menuju level tertinggi.
Sebagai informasi, IFSC Asia Plenary Assembly 2025 merupakan agenda tahunan yang mempertemukan perwakilan federasi panjat tebing se-Asia untuk membahas program kerja dan kebijakan strategis. Adapun agenda pertemuannya membahas penyampaian laporan aktivitas dan keuangan tahun 2024 serta rencana kegiatan dan anggaran tahun 2025. Termasuk pemilihan jajaran pengurus baru IFSC Asia untuk periode mendatang.
Foto : FPTI
