Domino Resmi Naik Kelas! Erick Thohir Dorong Jadi Olahraga Prestasi Nasional

Menpora Erick Thohir mendukung penuh kehadiran olahraga ORADO menjadi cabang olahraga prestasi nasional/Foto : Dok. Kemenpora Menpora Erick Thohir mendukung penuh kehadiran olahraga ORADO menjadi cabang olahraga prestasi nasional/Foto : Dok. Kemenpora

Jakarta, GPriority.co.id – Olahraga domino kini memasuki babak baru di Indonesia.

Setelah lama dikenal sebagai permainan rakyat di warung kopi hingga pos ronda, domino resmi mendapat pengakuan sebagai cabang olahraga prestasi nasional usai Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) bergabung menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Dilansir dari laman Kemenpora, momentum penting tersebut mendapat dukungan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga,
Erick Thohir.

Dalam Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I ORADO periode 2026-2030 di Jakarta, Erick berharap olahraga domino dapat berkembang lebih profesional sekaligus mendorong pertumbuhan sport industry dan sport tourism di Indonesia.

Menurut Erick, domino memiliki potensi besar karena bukan sekadar permainan hiburan masyarakat, tetapi dapat dibina menjadi olahraga kompetitif yang menghasilkan atlet berprestasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar tidak terjadi dualisme kepengurusan yang dapat menghambat perkembangan atlet dan kompetisi nasional.

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menegaskan pihaknya akan fokus membangun sistem pembinaan atlet domino secara nasional.

ORADO disebut telah memiliki 38 pengurus provinsi, 309 pengurus kabupaten/kota, serta mulai menyiapkan seleksi nasional atlet domino untuk menghadapi berbagai turnamen resmi.

Masuknya PB ORADO sebagai anggota resmi KONI Pusat menjadi tonggak penting dalam transformasi domino menjadi olahraga prestasi.

Dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026, ORADO dinilai telah memenuhi unsur organisasi dan pembinaan atlet sehingga layak bergabung bersama cabang olahraga nasional lainnya.

Wakil Ketua Umum III Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Andrie T.U. Soetarno, menyebut perkembangan ORADO berlangsung sangat cepat dalam waktu singkat.

Hal itu terlihat dari pertumbuhan organisasi hingga meningkatnya kompetisi domino di berbagai daerah Indonesia, sebagaimana dilansir dari laporan ANTARA.

Pengakuan resmi ini sekaligus mengubah citra domino yang selama ini identik dengan permainan santai masyarakat.

Kini, domino diarahkan menjadi olahraga profesional dengan sistem kompetisi berjenjang, regulasi resmi, pelatihan wasit, hingga pembinaan atlet muda.

PB ORADO juga menargetkan lahirnya atlet-atlet domino nasional yang mampu bersaing di level internasional.

Selain itu, pengembangan domino sebagai sport industry diyakini mampu menciptakan peluang ekonomi baru melalui turnamen, pariwisata olahraga, dan industri kreatif berbasis komunitas.

Dengan dukungan pemerintah dan KONI, olahraga domino kini perlahan mulai keluar dari stigma permainan tradisional dan bersiap menjadi cabang olahraga prestasi yang diperhitungkan di Indonesia.