Kenali Penyebab Pecah Pembuluh Darah yang Dialami Titiek Puspa

Jakarta, GPriority.co.id – Artis yang juga penyanyi senior Titiek Puspa tengah menjalani operasi akibat pecah pembuluh darah beberapa waktu lalu. Lantas, apa penyebab Pecah Pembuluh darah yang dialami Titiek Puspa?

Untuk diketahui, Titiek Puspa dikabarkan pingsan usai mengisi sebuah acara di salah satu program televisi.

“Lagi jalan, capek, tiba-tiba pingsan. Dia pingsan makanya dari pihak Trans membantu untuk segera dibawa ke rumah sakit itu. Pecah pembuluh darah, makanya dioperasi,” ujar Manajer Titiek Puspa, Mia dikutip, Jumat (28/3).

Mia menjelaskan, operasi Titiek berjalan lancar dan saat ini tengah dirawat di ruang ICU. Kendati demikian, Mia tidak mengetahui apakah Titiek Puspa mengalami stroke akibat pecahnya pembuluh darah tersebut.

“Belum tahu, belum tahu (apakah stroke), takut kesalahan,” ungkapnya.

Lantas apa penyebab pecah pembuluh darah?

Dikutip Kompas.com, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan penyebab pecah pembuluh darah. Berikut ulasannya.

1. Cedera

Dikutip dari Healthline, pembuluh darah pecah bisa disebabkan oleh faktor eksternal, salah satunya cedera akibat benturan dengan benda tumpul atau benda tajam.

    Pecahnya pembuluh darah yang disebabkan oleh cedera disebut sebagai trauma vaskular.

    Hal ini dapat terjadi ketika arteri atau vena dihancurkan, dicubit, dipelintir, diregangkan, dirobek, ditusuk, atau terputus.

    2. Plak pada pembuluh darah

    Plak yang terbentuk akibat kadar kolesterol tinggi dapat membuat pembuluh darah menjadi keras dan menyempit.

      Kondisi ini bisa menyebabkan tekanan meningkat dan mengakibatkan pembuluh darah pecah.

      Dikutip dari Medine Plus, pecahnya pembuluh darah yang disebabkan karena plak juga dapat menyebabkan pembekuan darah, serangan jantung, dan stroke.

      Adapun kondisi tersebut disebut aterosklerosis.

      3. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

      Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah.

        Kondisi ini terjadi lantaran adanya peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang membuat pembuluh darah menjadi kurang elastis dan lebih rentan pecah.

        4. Peradangan pada pembuluh darah

        Peradangan pada pembuluh darah atau vaskulitis dapat membuat dinding pembuluh darah lebih mudah pecah.

          Kondisi ini pun dapat meningkatkan risiko terjadinya pembuluh darah pecah, terlebih jika dibarengi dengan tingginya tekanan darah.

          Bahaya pembuluh darah pecah tergantung lokasinya

          Berikut bahaya yang ditimbulkan akibat pembuluh darah pecah berdasarkan lokasinya:

          1. Kulit

          Kulit merupakan lokasi pembuluh darah pecah yang gejalanya dapat dilihat dengan mudah. Pecahnya pembuluh darah di kulit biasanya disebabkan oleh cedera, seperti benturan benda tumpul atau terjatuh.

            Pecahnya pembuluh di bawah lapisan kulit akan menimbulkan memar yang umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

            Namun, pada beberapa kasus, pendarahan pada kulit juga dapat merupakan tanda kondisi medis yang serius.

            2. Kerongkongan

            Pembuluh darah yang pecah di kerongkongan biasanya disebabkan oleh varises esofagus.

              Kondisi ini dipicu oleh peningkatan tekanan darah lantaran adanya jaringan parut di hati akibat sirosis hati, sehingga terjadi peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah hati.

              Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan darah mengalir ke pembuluh darah berukuran kecil yang tidak dirancang untuk membawa darah dalam jumlah besar.

              Akibatnya, pembuluh darah kecil akan membengkak dan lebih rentan pecah.

              3. Mata

              Pecahnya pembuluh darah di mata mungkin terlihat mengkhawatirkan, tetapi biasanya tidak berbahaya, dikutip dari Mayo Clinic.

                Kondisi ini biasanya disadari ketika mereka bercermin dan mendapati matanya yang berwarna merah.

                Mata merah tersebut terjadi karena adanya pendarahan subkonjungtiva yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil yang berada di bawah lapisan mata.

                Beberapa penyebab pembuluh darah pecah di mata adalah menggosok mata dengan terlalu kencang, mengejan, dan muntah.

                Bahkan, bersin atau batuk yang kuat dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata.

                4. Otak

                Pecahnya pembuluh darah di otak bisa menyebabkan stroke yang merupakan keadaan darurat yang mengancam jiwa, dikutip dari American Stroke Association.

                  Hal ini terjadi ketika pembuluh darah yang melemah pecah dan berdarah ke dalam otak.

                  Ketika ini terjadi, area tertentu pada otak tak mendapat suplai oksigen dan nutrisi sehingga terjadi kematian sel-sel otak.

                  Pembuluh darah pecah di otak dapat terjadi akibat beberapa faktor, seperti tekanan darah tinggi yang tidak terkendali, aterosklerosis, aneurisma otak, dan trauma otak.

                  5. Jantung

                  Sama halnya di otak, pembuluh darah yang pecah di jantung merupakan kondisi yang serius dan dapat mengancam jiwa.

                    Pecahnya pembuluh darah di jantung biasanya disebabkan oleh aneurisma koroner, diseksi, dan vaskulitis.

                    Kondisi ini dapat menyebabkan gagal jantung yang juga diserta dengan gejala seperti kelelahan, dada seakan ditimpa beban berat, sesak napas, berdebar-debar, dan nyeri dada.

                    Foto: Instagram/titiekpuspa_official