Jakarta, GPriority.co.id – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan RPJMD 2025–2030 untuk tiga kecamatan di wilayah kepulauan: Menui Kepulauan, Bungku Selatan, dan Sombori Kepulauan. Acara ini dilaksanakan di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sombori Kepulauan, Selasa (8/7).
Mengusung tema “Melalui Musrenbang Kita Wujudkan Sinergitas Pembangunan Untuk Morowali Maju, Mandiri, dan Berkeadilan”, forum ini menjadi langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan menekankan pentingnya Musrenbang RPJMD sebagai wadah aspiratif untuk menjaring usulan konkret dari masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.
“Wilayah kepulauan punya kebutuhan berbeda. Maka seluruh program harus disusun berdasarkan kondisi riil dan prioritas masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menjawab isu pembangunan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, seperti akses transportasi, pendidikan, layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi lokal.
“Musrenbang RPJMD ini bagian penting dalam menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Morowali 2025–2030, dan memastikan pembangunan merata hingga ke wilayah terluar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Iksan juga mengumumkan secara resmi penggunaan gedung SMP Negeri 1 Sombori Kepulauan sebagai fasilitas pendidikan aktif untuk tahun ajaran 2025–2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pendidikan, Bupati turut menyerahkan bantuan pendidikan sebesar Rp12 juta kepada orang tua perwakilan mahasiswa dari wilayah kepulauan.
Musrenbang ini menjadi salah satu rangkaian awal dalam memastikan dokumen RPJMD Kabupaten Morowali 2025–2030 dapat disusun secara partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada keadilan wilayah.
Foto: istimewa
