Bertempat di Golden Ball Room Hotel Sultan Jakarta, pada 20-22 Desember 2021 Generasi Muda Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (KB GM FKPPI) menggelar Hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-X.
Nampak hadir dalam pertemuan tersebut beberapa pejabat negara dan merupakan anggota dari FKPPI, yakni Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A. Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H.Menteri Perindustrian RI, Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, S.H. Aster Panglima TNI, perwakilan Aster Kasad, Aster Kostrad, Aster Kopassus, Aspotmar Kasal, Aspotdirga Kasau, Waaspotdirga Kasau, Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, dan tamu undangan lainnya.
Acara sendiri dibuka oleh Menko Polhukam RI, Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P.
Usai sambutan MenkoPolhukam, acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum periode 2021-2026.Berdasarkan Hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-X Generasi Muda Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (KB GM FKPPI) menghasilkan keputusan Shandy Mandela Simanjuntak, S. H., M.H. terpilih sebagai Ketua Umum periode 2021-2026.
Dalam sambutannya, Shandy mengatakan sebagai organisasi pendukung KB FKPPI dan juga Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), GM KB FKPPI harus dapat hadir di tengah dunia kepemudaan untuk menjadi role model Bela Negara.
“Kader-kader Generasi Muda KB FKPPI se-Indonesia harus dapat menyukseskan visi KB FKPPI dalam rancang bangun bela negara, bahwa pemuda pemudi adalah pilar bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman bangsa, di samping itu sebagai dampak bonus demografi bahwa pemuda pemudi di masa yang akan datang harus tanggap terhadap inovasi dan peningkatan teknologi guna membangun bangsa dan negara pungkas Saudara Shandy.
Hal ini senada dengan harapan Ketua Umum terpilih KB FKPPI Pontjo Sutowo. Dalam kesempatan penutupan Munas menekankan bahwa FKPPI bertekad berada di garis terdepan menghadapi setiap ancaman yang akan membahayakan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Ancaman terhadap bangsa dan negara sekarang ini semakin beragam dan kompleks” ujar Pontjo.
Sementara itu, Asisten Teritorial Panglima TNI, Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si. dalam arahannya, mengatakan bahwa Munas merupakan kegiatan pembinaan dalam berorganisasi. Mayjen TNI Sapriadi berharap melalui Munas ke-X, FKPPI akan semakin memperkokoh soliditas dan sinergitas para kader FKPPI dalam bela negara.

Sapriadi menyampaikan kehadiran FKPPI bagian dari keluarga besar TNI POLRI, dapat bersinergi dan terintegrasi dengan seluruh komponen bangsa terutama dalam mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
“Saya yakin FKPPI mampu merespons dan menyikapi serta membantu memberikan solusi terhadap kompleksitas permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang,” kata Sapriadi sekaligus menutup Munas ke-X KB FKPPI.(Hs.Foto.Ch)
Â
