Jangan Biarkan Anak Miliki ‘Mental Pengemis’ saat Momen Lebaran Tiba!

Jakarta, GPriority.co.id – Saat momen lebaran tiba, ada satu hal yang selalu ditunggu oleh anak-anak. Momen tersebut adalah ketika bagi-bagi angpao lebaran, atau biasa juga disebut sebagai THR.

Meski momen ini sudah menjadi tradisi yang melekat setiap kali lebaran datang, namun ternyata hal ini dapat menciptakan mindset atau mental pengemis pada anak anda, lho!

Ada beberapa orangtua yang setiap kali momen lebaran datang, tanpa sadar menanamkan mindset anak agar meminta angpao lebaran dari om atau tantenya. Salah satunya seperti sengaja membiarkan anak membawa tas untuk menampung angpao lebaran, atau bahkan secara terang-terangan memberi tahu anak jika salam maka akan dapat angpao lebaran.

Alih-alih melatih adab anak untuk hormat kepada orang yang lebih tua, perkataan semacam itu justru dapat membuat anak berpikir bahwa ia mau salam hanya karena ‘akan diberi uang’. Berdasarkan sebuah hadis (HR Ahmad 4/165), seseorang yang suka minta-minta padahal bukanlah golongan yang tidak mampu, maka ia ibarat seperti memakan bara api.

Adapun, Allah memperbolehkan seseorang untuk meminta-minta, jika terdapat dalam 3 situasi. Seperti terlilit hutang, ditimpa musibah, dan sedang dalam kesengsaraan. Daripada membangun mental anak untuk menjadi pengemis saat lebaran, lebih baik ajarkan anak bahwa momen lebaran adalah momen dimana anak-anak anda dapat berkumpul bersama keluarganya dan lebih bebas bermain bersama saudara-saudaranya.

Selain itu, ketika anak mendapatkan angpao lebaran, ada baiknya mengajarkan anak untuk menyisihkan sebagian rezeki tersebut dengan beramal. Karena kebiasaan beramal harus dibangun sejak kecil. Beramal dapat menimbulkan beberapa dampak positif untuk anak, salah satunya dapat meningkatkan jiwa sosial anak dan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitarnya.

Foto : iStock