Penulis : Dimas A Putra | Editor : Lina F | Foto : Dimas A Putra
Bali, GPriority.co.id – Caroline Bangun menambah perolehan mendali dalam kejuaraan Dunia Biathle/Triatle Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM) 2023 di Bali, Sabtu (4/11).
Kali ini, Caroline memperebutkan mendali dalam kategori Triathle Individual usia 19 bersama 3 orang lainnya yakni Sri Wahyuni dan Ayudya.
Dalam pertandingan sengit itu, Caroline yang mencatatkan waktu 17 menit 25 detik itu lagi – lagi mengatakan bahwa lawan terberat ada di Negara Kazakhstan yaitu Anel ISABAEVA dengan catatan waktu 16 menit 1 detik.
Namun, yang mengejutkan katannya, ada atlet asal Jerman yang juga ikut pertandingan tersebut.
“Kazakhstan lagi karena kemarin mixed relaysnya dua – duanya dia emas, jadi hari ini dengan Triathle yang sama ya dia emas lagi,” katanya.
“Sama, tadi tiba – tiba ada Jerman, Kemarin jerman gaada tapi tiba – tiba dia ada,” ujarnya lebih lanjut.
Adapun Caroline cukup senang bahwa ia mampu mengalahkan saingan asal Thailand yang pernah mengalahkannya ketika bertanding ke Negeri Gajah Putih itu.
“Aku sempet kejar – kejaran sama yang Thailand, nah Thailand ini aku pernah tanding lawan dia di Pataya Mei tahun lalu, aku kalah sama dia, tapi puji tuhan hari ini kalahin dia,” ungkap Caroline.
Lebih lanjut, Caroline merasa masih perlu melakukan perbaikan di sisi berlari, ia yang megaku basic awalnya sebagai perenang akan meningkatkan kemapuan saat berlari.
“Kalo aku kan basicnya renang, aku bakal lebih semangat untuk lari bisa tingkatin daya eksplosif, karena setiap kali, start aku pasti paling belakang, baru aku nyusul pelan – pelan, jadi aku kaya gak punya daya ledak awal gitu lho,” ucapnya.
Selain itu, Caroline bersama Sri Wahyuni dan Ayudya juga berhasil meraih mendali emas sebagai tim tercepat.

Perlu diketahui, Caroline berhasil dikalahkan oleh atlet asal Jerman yakni Sarah DICKS dengan catatan waktu 16 menit 42 detik.
Adapun kejuaraan dunia ini di hadiri sebanyak 400 atlet dari 44 negara, termasuk 70 atlet asal Indonesia.
