MALUT _GPRIORITY – Sultan Baabullah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/11/2020) kemarin.
Dalam acara simbolis tersebut diterima oleh ahli waris untuk menyaksikan gelarnya Sultan Baabullah sebagai pahlawan nasional.
Sultan Baabullah adalah sosok yang berjasa mengusir Portugis kala menjajah Nusantara. Sultan Baabullah lahir pada 10 Februari 1528.
Sementara itu, di kesultanan Ternate Maluku Utara (Malut) melakukan syukuran dengan menggelar tahlilan, Selasa (10/11/) di pendopo kedaton Kesultanan Ternate. Tahlilan tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas penganugerahan Sultan Baabullah Datuk Sjah sebagai pahlawan nasional.

“Seluruh perangkat Kesultanan Ternate dan masyarakat menggelar syukuran atas penganugerahan Sultan Baabullah sebagai pahlawan nasional dan tanggal 14 November nantinya menerima perwakilan ahli waris dan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman tiba dari Jakarta akan mendapat sambutan antusias dari perangkat Kesultanan Ternate dan masyarakat,” kata Kapita Lao Kesultanan Ternate Ayhar Do Basir usai tahlilan.
Menurut Jenderal Perang Laut Kesultanan Ternate tersebut, tahlilan dan syukuran ini merupakan keinginan dan niat luhur dari seluruh elemen yang memperjuangkan agar Sultan Baabullah dianugerahi gelar pahlawan nasional. Gelar tersebut berkat perjuangannya mengusir penjajah dari Jazirah Moloku Kieraha pada abad ke-16. “Dari anugrah yang diberikan kepada Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional ini kita berharap kedepan kembali mengusulkan Muhammad Djabir Syah untuk menjadi pahlawan nasional,” pungkasnya. (wmj)
