Tidak Ada Kenaikan Tarif PLN

Jakarta,gpriority-Sabtu (2/5) melalui akun media sosial baik facebook,twitter,whatsap maupun Instagram banyak warga yang mengeluh kalau listrik naik tanpa ada pemberitahuan dari pihak PLN.

Kenaikan sendiri dirasakan oleh warga non subsidi. Seperti dituturkan Nining warga Cisauk dalam akun facebooknya, biasanya token listrik yang dia isi bisa bertahan sampai akhir bulan. Namun saat ini hanya bisa bertahan tiga minggu padahal diakui oleh dirinya kalau dirumahnya tidak ada mesin cuci dan juga AC.

Senada dengan Nining, Desy warga Kedoya Jakarta Barat juga mengeluhkan hal yang sama. Untuk itulah Desy meminta agar pihak PLN mau memberitahukan terlebih dahulu.

Keluhan masyarakat ini membuat Ombusman angkat bicara.Menurut Komisioner Ombusman Laode Ida pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN namun belum ada jawaban.

“ Ini harus dijelaskan oleh pihak PLN, sehingga masyarakat tidak lagi melakukan protes,” ucap Laode seperti dikutip Kompas.com pada Minggu (3/5)

Banyaknya keluhan warga ini membuat PLN angkat bicara dan menegaskan bahwa sejak tahun 2017 tidak ada kenaikan listrik.

“ Harga tarif listrik masih sama dengan tiga bulan sebelumnya.Bahkan sejak tahun 2017 tidak ada kenaikan,” ucap Executive Vice President Coorporate  Comunicatioan  and CSR Made Supratekta seperti dikutip kompas.com pada Minggu (3/5)

Lebih lanjut dikatakan Made, adapun besaran tarif yang berlaku saat ini sebagai berikut:

  1. Tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp 1.467/kWh
  2. Tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp 1.352/kWh
  3. Tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp 1.115/kWh
  4. Tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp 997/kWh

 

“ Ada kemungkinan dikarenakan pemakaian. Karena  selama covid-19 banyak sekali yang bekerja dirumah, jadi penggunaan listrik pun semakin meningkat,” tutup Made.(Hs)

Related posts