8 Poin Penilaian Atlet Esport Indonesia, Salah Satunya Sejarah Kompetisi

Jakarta,GPriority.co.id – Sekjen PBESI Frenky Ong melalui akun Instagramnya mengungkapkan informasi terbaru tentang persiapan timnas Esport Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja.

Frengky Ong mengatakan, persiapan timnas Esport Indonesia di SEA Games 2023 jauh lebih baik dari sebelumnya, dengan waktu persiapan yang jauh lebih lama.

“Pembentukan timnas esports untuk enam cabang yang diperlombakan pun jauh lebih lama ketimbang dua SEA Games terdahulu yang mepet,” tulis Frengky Ong.

Frengky menambahkan, PBESI telah menentukan pelatih dan atlet yang mengikuti seleknas, yang nantinya akan terpilih dan langsung menjalani pelatnas pada 1 Maret 2023.

Pemilihan atlet timnas Esport Indonesia untuk SEA Games tak hanya sekadar datang dari segi kualitas ingame saja. Namun juga diukur dari faktor lainnya.

Berikut delapan poin penilaian PBESI dalam memilih atlet esport yang akan mewakili Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja:

  1. Medical Check-up
  2. Psikotes
  3. Wawancara pelatih dan staf
  4. Observasi interaksi
  5. Observasi komunikasi
  6. Analisa rekam jejak kompetisi
  7. Scrim internal dan eksternal
  8. Program fisik awal

Pemilihan atlet tidak hanya berdasarkan federasi, namun pelatih turut andil dalam hal tersebut. Pelatih nantinya akan mengidentifikasi berdasarkan kemampuan, tingkat disiplin, komitmen terhadap tim, dan hasil evaluasi. (Hn.)