Ada Kenaikan, Berapa Besaran Hadiah Juara Piala AFF 2026?

Momen saat trofi Piala AFF 2026 dipamerkan di Kasablanka, Jakarta, beberapa waktu lalu/Foto : Dok. Istimewa Momen saat trofi Piala AFF 2026 dipamerkan di Kasablanka, Jakarta, beberapa waktu lalu/Foto : Dok. Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 atau yang lebih dikenal sebagai Piala AFF 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit antarnegara Asia Tenggara, tetapi juga menawarkan hadiah yang jauh lebih besar dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Peningkatan nilai hadiah ini menjadi salah satu bukti berkembangnya nilai komersial sepak bola ASEAN seiring masuknya dukungan FIFA dan sponsor baru.

Berdasarkan laporan media kredibel CNN Indonesia, total hadiah (prize money) yang disiapkan untuk Piala AFF 2026 mencapai lebih dari US$1,8 juta atau sekitar Rp29 miliar.

Dari jumlah tersebut, tim yang berhasil menjadi juara akan membawa pulang hadiah sebesar US$1 juta atau sekitar Rp16 miliar, menjadikannya hadiah terbesar sepanjang sejarah turnamen Asia Tenggara.

Selain hadiah untuk juara, AFF juga menyiapkan penghargaan bagi tim-tim yang finis di posisi terbaik. Runner-up akan menerima hadiah sekitar US$500 ribu, sementara semifinalis dan peserta lain juga memperoleh pembagian hadiah sesuai pencapaian mereka sepanjang turnamen.

Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing seluruh peserta sekaligus memperkuat kualitas kompetisi di kawasan ASEAN.

CNN Indonesia melaporkan bahwa peningkatan hadiah tersebut tidak terlepas dari perubahan format kompetisi dan bertambahnya dukungan komersial terhadap turnamen yang kini resmi menggunakan nama ASEAN Hyundai Cup 2026. Kompetisi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya tarik sepak bola Asia Tenggara di level internasional.

Sebagai informasi, turnamen Piala AFF 2026 diikuti 10 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Fase grup berlangsung mulai 24 Juli hingga awal Agustus, sebelum dilanjutkan dengan babak semifinal dan final yang menggunakan sistem kandang dan tandang.

Bagi Timnas Indonesia, besarnya hadiah tentu menjadi motivasi tambahan untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar pertama di ajang Piala AFF. Selama ini skuad Garuda tercatat enam kali menjadi runner-up, namun belum pernah mengangkat trofi juara.

Dengan komposisi pemain muda dan naturalisasi yang dimiliki saat ini, Indonesia kembali masuk dalam jajaran kandidat kuat bersama Vietnam dan Thailand.

Meski demikian, nilai hadiah bukan menjadi satu-satunya target. Gelar juara tetap menjadi prestise terbesar karena akan mengukuhkan dominasi di kawasan Asia Tenggara sekaligus meningkatkan posisi sepak bola nasional di level regional.

Besarnya prize money AFF 2026 diharapkan menjadi pemicu lahirnya persaingan yang lebih kompetitif serta meningkatkan kualitas turnamen dari tahun ke tahun.