Tito Karnavian Tekankan Riset Dalam Mengelola Daerah

Jakarta,GPriority.co.id-Teori yang dibuat tanpa dibentuk tidak baik bagi masyarakat. Sebaiknya kebijakan tanpa teori itu juga gambler. Untuk itulah kebijakan harus dilandasi dengan teori sehingga bermanfaat.

Itulah yang dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saat memberikan sambutan dalam acara Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA,Rabu (20/4/2022) di Auditorium, BRIN,Jakarta.

Tito pun mencontohkan saat Covid-19 terjadi, banyak daerah yang melakukan disinfektan di jalanan-jalanan. Padahal menurut teori dari WHO,Virus Covid-19 bisa dimatikan dengan ultraviolet.Yang menjadi pertanyaan apa gunanya, tidak ada kan karena teori berdasarkan riset sudah jelas, ultraviolet dalam hal ini sinar matahari telah membunuh Covid-19.” Masih berdasar riset untuk itulah Pemerintah dan Pemerintah Pusat harus membuat kebijakan kantor jendela dibuka agar ultraviolet masuk,” jelasnya.

Selain itu, Tito juga mencontohkan alasan pemerintah mengizinkan mudik. Sebelum diizinkan, Kemendagri dibantu Kemenkes membuat survey kepada masyarakat yang memiliki antibody. Dari 2100 masyarakat yang disurvey, 99,2 persen memiliki antibodi, sehingga kita membuat kebijakan boleh mudik. “Jadi kebijakan diambil berbasis data,” tuturnya.

Tak hanya itu dalam kegiatan pemerintahan banyak sekali riset dan inovasi yang dilakukan paling tidak dari segi tematik.” Kita bisa melakukan riset untuk bidang pendidikan, kesehatan, dan stunting. Karena selain tematik juga individu problem termasuk problem daerah, oleh karena itu saya sangat menyambut gembira kepada Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati dan kepala BRIN Tri Handoko atas inisiatif untuk segera melakukan Kick off balai riset pembentukan BRIDA di tingkat daerah. Untuk itu maindset berbasis data harus terpetik di kepala daerah, kita harapkan BRIDA bisa membuat kebijakan, riset yang dilakukan bisa bermanfaat dan bisa juga menjadikan tempat untuk melakukan pusat pemikiran. Bisa juga dari BRIDA kalau seandainya passion kepala daerah kurang ke metodologi maka bisa inisiatif dan menangkap apa yang dibutuhkan oleh kepala daerahnya,” jelas Tito.

Diakhir sambutan, Tito mengatakan bahwa Kemendagri siap bekerjasama dengan BRIN agar BRIDA bisa terbentuk dan berjalan dengan menyiapkan aturan termasuk anggarannya.(Hs.Foto.Hs)