Menteri Hadi Ajak Civitas Akademika UI Sosialisasikan PTSL dan Reforma Agraria

Depok, Gpriority.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Reforma Agraria yang perlu diketahui masyarakat lebih luas. Terkait dengan itu melalui Program ATR/BPN Goes To Campus, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mengajak para mahasiswa dan civitas akademika untuk terlibat dan berperan aktif mensosialisasikan program ATR/BPN tersebut.

Ajakan tersebut dikemukakan oleh Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto di hadapan para mahasiswa, mahasiswi serta civitas akademika Universitas Indonesia pada Kamis (13/10) di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok. Menteri Hadi menjelaskan bahwa pihaknya memiliki peran untuk meningkatkan perekonomian bangsa melalui pendaftaran seluruh bidang tanah yang ada wilayah Indonesia. Sebab itu pihaknya terus mengupayakan peningkatan kualitas layanan pertahanan agar lebih cepat, efisien serta transparan. Semua itu dilakukan demi menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

Kementerian ATR/BPN, sebutnya, terus berupaya memberikan kepastian hukum terhadap setiap tanah yang dimanfaatkan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan melaksanakan program PTSL. Dalam program ini pihaknya menargetkan mendaftarkan 126 juta bidang tanah yang ada di Indonesia sebagai kepastian hukum. Terkait program reforma agraria, Hadi menerangkan, ialah menata kembali atas ketimpangan kepemilikan lahan sehingga mencapai suatu keadilan. Disebutnya, keluaran dari reforma agraria adalah penataan asset dan akses tanah kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan hak atas tanah serta diberikannya akses untuk memakmurkan tanah tersebut. Akses yang dimaksud dapat berupa akses permodalan, akses ke perbankan, akses ke Kementerian/Lembaga dan lainnya.

Untuk mendukung program PTSL dan reforma agraria Menteri Hadi lantas berharap akan partisipasi mahasiswa dan mahasiswi serta civitas akademika dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi dengan memberikan sumbangsih berupa penelitian, kajian ilmiah, kritik, dan saran yang bersifat membangun. Termasuk dengan mensosialisasikannya. “Tentu agar tujuan utama penyediaan pelayanan pertanahan yang cepat, efektif, dan efisien dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Nurtami mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN. Nurtami menyarankan, salah satu langkah baik dalam menyukseskan kedua program tersebut ialah transformasi digital yang juga sudah diinisiasi oleh Kementerian ATR/BPN. “Digitalisasi layanan pertanahan dapat menggunakan teknologi blockchain, yaitu menggunakan sistem penyimpanan atau bank data secara terhubung dan transparan yang dapat memantau setiap perubahan data terkait kepemilikan tanah. Namun, faktor keamanan data tetap menjadi prioritas utama dalam melakukan digitalisasi ini,” cetusnya.

Turut hadir dalam ATR/BPN Goes To Campus, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni, Plt. Dirjen Penataan Agraria Andi Tenrisau, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Yulia Jaya Nirmawati serta Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang, dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, I Ketut Ary Sucaya. (PS/dbs)