Cara Budidaya Ikan Wader, Ikan Kecil dengan Nilai Gizi Tinggi

Jakarta,GPriority.co.id – Ikan wader adalah sejenis ikan kecil air tawar yang menyebar di Indonesia bagian barat, Indocina, dan Filipina. Ikan wader memiliki sebutan lain sesuai daerahnya seperti wader cakul, puyan, dan benteur.

Ikan wader jenis bintik dua merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar di Indonesia. Ikan wader diketahui memiliki nilai gizi yang tinggi, maka dari itu populer untuk dikonsumsi dalam berbagai macam bentuk seperti lauk atau snack. Jika Anda tertarik untuk membudidayakannya, berikut tata cara budidaya ikan wader:

1. Siapkan kolam ikan
Untuk memulai budidaya ikan wader, tahap pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menyiapkan kolam untuk tempat budidaya ikan. Terdapat dua macam kolam yang dapat digunakan, yaitu kolam untuk induk dan kolam pembenihan bibit baru.

2. Bersihkan kolam
Sebelum memulai, keringkan kolam terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk membunuh bakteri yang terdapat pada kolam. Bersihkan kolam untuk menjaga agar ikan wader terhindar dari benih-benih bakteri, jamur, dan penyakit.

3. Pemisahan induk
Setelah kolam siap dan bersih, lakukan pemisahan jenis ikan wader. Induk ikan wader harus dipisahkan dari kolam bibit ikan karena takut induk ikan wader akan memakan telur atau larva mereka.

4. Pakan induk
Setelah dipisah, induk ikan wader harus diberi makan pelet atau ampas tahu agar segera mematangkan gonadnya. Gonad merupakan kelenjar yang memproduksi cairan gamet yang dapat menarik ikan jantan untuk membuahi sel telur mereka.

Gonad biasanya akan matang setelah dua hari diberi makan dan dirawat pada kolam khusus induk. Setelah gonad matang, langkah selanjutnya adalah melakukan pemijahan atau pemberanakan. Secara umum, telur ikan wader akan menetas 24 jam setelah telur dikeluarkan.

5. Pemisahan larva dan benih ikan wader
Setelah benih ikan wader menetas, proses selanjutnya adalah memindahkan benih-benih tersebut ke kolam tersendiri. Benih ikan wader biasanya akan memakan plankton atau lumut yang tumbuh di kolam.

6. Beri benih ikan wader nutrisi
Untuk mempercepat pertumbuhan, benih ikan wader bisa diberi asupan nutrisi lain. Pemberian nutrisi tambahan dapat dilakukan melalui kuning telur ayam rebus yang dihaluskan. Memberi kuning telur ayam rebus secara rutin akan memberi bibit-bibit tersebut pasokan protein yang penting bagi pertumbuhannya.

Ukuran benih ikan wader secara umum berkisar antara 0—5 cm dengan berat rata-rata mencapai sekitar 1 gram. Setelah usia cukup atau ukuran ikan wader mencapai 7 cm, ikan wader sudah bisa diolah menjadi makanan atau diperjualbelikan. (Hn.)