Penulis : Dimas | Editor : Lina F | Foto : Kemenag
Jakarta,GPriority.co.id-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyarankan kepada Jemaah Haji 2023 agar tidak membawa atribut Partai Politik saat melangsungkan ibadah haji di Tanah Suci, Mekah.
Yaqut menegaskan tentang aturan berfoto-foto di area Masjidil Haram dengan menggunakan tersebut, jika kedapatan akan di sanksi.
“Tidak perlu membawa atribut-atribut partai atau organisasi. Bila tertangkap pihak keamanan Arab Saudi, bisa terkena hukuman,” pesannya saat melepas jemaah Haji di Bandara Soekarno-Hatta,Tangerang, Rabu (24/5).
Selain itu guna menghindari hal-hal negatif saat beribadah, Ia menyarankan untuk bijak menggunakan media sosial dan membuat konten.
Sebab, kata Yaqut hal ini akan mempengaruhi fokus jemaah saat menunaikan rukun Islam ke lima tersebut.
“Jangan sembarangan membuat konten negatif saat berada di Haramain lalu diunggah di media sosial. Jadi sekali lagi saya pesan, fokus beribadah saja,” pungkasnya dikutip GPriority, Kamis (25/5).
Lebih lanjut, Yaqut juga menyampaikan agar tidak terlalu memaksakan diri dalam beraktivitas, termasuk beribadah sunnah, terlebih bila merasa kesehatannya tidak memadai.
“Bertanya atau berkonsultasi jika ada keluhan terkait kesehatan. Telah disiapkan juga para petugas yang akan memberikan pelayanan, pelindungan, dan pembinaan kepada jemaah,” pesan Menag.
Perlu diketahui, Keberangkatan Jemaah tersebut merupakan kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01).
Sebanyak 388 jemaah JKG 01 ini dilepas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Faisal Abdullah Al Amudi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
