Penulis : M. Hilal | Editor : Dimas A Putra | Foto : Suara Muhammadiyah
Jakarta, GPriority.co.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menggelar Puncak Milad Muhammadiyah ke-111 bertajuk “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”, acara ini digelar pada Minggu (3/12) di GOR Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, MENKO PMK, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, ketua PWM DKI Jakarta Dr. Akhmad Abu Bakar MM, dan Sejumlah Pimpinan Muhammadiyah Se DKI Jakarta.
Pada penggelaran semarak Milad Muhammadiyah ke-111 ini, turut pula dilengkapi dengan menampilkan seni dan budaya, Tari Kolosal TK Aisyiyah, Paduan suara, Tapaksuci, Hizbul Wathan, Band Goes Plus, dan Vanderwick.
Selain itu, acara juga diisi dengan amanat dan taushiah Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir, M.Si , pengumuman pemenang lomba MTQ, Khutbah, Tari, Paduan Suara dan E-sport dan sebagainya.
Ketua Panitia Puncak Milad, Dr Bunyamin, M.Pd, menyampaikan bahwa pada penggelaran ini turut juga di lengkapi oleh stand bazar-bazar aneka ragam produk UMKM, bakso LazisMu, Podcast dan lain-lain.
Lebih lanjut, ketua PWM DKI Jakarta, H. Akhmad Abu Bakar menyampaikan juga, acara ini diikuti oleh ±2.500 Kader dan Warga Muhammadiyah se-DKI Jakarta yang terdiri dari Amal Usaha Muhammadiyah, sekolah TK, SD, SMP,  SMA, SMK, Perguruan Tinggi Muhammadiyah, unsur Rumah Sakit, dan Panti Asuhan.
Perlu diketahui, Muhammadiyah berdiri pada 18 November 1912. Pada saat ini persyarikatan Muhammadiyah menginjak usia ke-111 tahun sehingga menjadi organisasi Islam tertua dan terbesar yang aktif berperan terhadap Negara Indonesia.
Tercatat dari segala perjuangan dan pendirian dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah di berbagai bidang. Hal ini turut menjadikan bukti dan tekad Muhammadiyah untuk menyejahterakan umat Islam di dunia khususnya bangsa Indonesia dan kemanusiaan universal.
Mengutip makna dari tajuk tema yang di bawa “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”, hal ini mengacu pada kondisi kehidupan yang semakin memprihatinkan, terjadinya peperangan, konflik yang berkelanjutan, perubahan iklim dan bencana alam menjadi acuan untuk meneguhkan Muhammadiyah dalam berikhtiar untuk memberikan peran kontributif dan serta solusinya dalam menyelamatkan semesta.
Milad Muhammadiyah yang ke-111 ini, diharapkan menjadi hal momentum berbenah diri untuk umat dunia, dan negara dalam ber-reformasi, dan bertransformasi. Hal ini menjadikan PR Muhammadiyah untuk berbenah dalam banyak permasalahan yang perlu ditangani dengan serius.
Hal ini menjadi rasa syukur kepada Allah SWT, karena atas anugerah-Nya organisasi Islam warisan berharga Kyai Haji Ahmad Dahlan ini terus dijaga ruh gerakannya dalam menjalankan misi utama dakwah dan tajdid menuju terwujudnya Khaira Ummah.
