Jakarta, GPriority.co.id – Polisi Argentina bongkar penyebab kematian musisi Liam Payne usai jatuh dari balkon kamar hotelnya di Buenos Aires, Argentina pada Rabu (16/10) sore.
Dilansir dari CNN, Liam mengalami “pendarahan internal dan eksternal” serta tengkorak retak akibat jatuh dari ketinggian sekitar 13 meter.
Cedera tersebut tergolong serius dan sudah tidak bisa ditolong lagi oleh petugas medis.
Polisi juga menemukan beberapa zat dan obat-obatan di kamar hotelnya yang diduga berperan dalam kematiannya.
Beberapa laporan menyebut bahwa Liam bertingkah aneh dan liar di lobi hotel sebelum ia kembali ke kamarnya menjelang momen-momen akhirnya.
Sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai kapan jenazah Liam akan dikebumikan. Polisi masih melanjutkan tahap investigasi sebelum ia dikembalikan ke tangan keluarga.
Duka Mendalam Dari Ayah dan Kekasih Liam Payne
Ayah Liam Payne, Geoff Payne, muncul untuk pertama kalinya di hadapan publik pada Jumat (18/10) kemarin, seperti dilansir dari TMZ.
Sebelum pergi ke Pengadilan Buenos Aires, ayah Liam Payne terlihat meninggalkan hotel tempat Liam Payne meninggal, dengan menggunakan setelah jas biru dongker.
Geoff terlihat bersedih dan tak kuasa menangis tatkala mengenang kedekatannya dengan putra bungsunya tersebut.

Geoff menjadi salah satu orang yang membuat Liam Payne bersemangat mengikuti audisi X Factor untuk pertama kalinya, saat ia berusia 14 tahun, hingga akhirnya bertemu dengan rekan-rekannya di One Direction.
Geoff juga terlihat berbagi kesedihan dengan para fans Liam di Argentina, pada Jumat malam waktu setempat.
Suasana semakin khidmat ketika para penggemar Liam mengheningkan cipta disaat Geoff memandangi foto, surat, dan lilin yang ditujukkan untuk Liam Payne.
Sementara itu, kekasih Liam Kate Cassidy, juga mengungkap kesedihannya untuk pertama kalinya melalui IG Storynya pada Jumat (18/10) kemarin.
Dalam pernyataannya, Kate mengatakan bahwa ia “benar-benar bingung” di tengah tragedi tersebut, dan mengakui bahwa beberapa hari terakhir ini seperti terasa tidak nyata.

“Saya meminta dan berdoa agar Anda memberi saya ruang untuk menjalani hal ini secara pribadi,” tulis Kate.
Kate mengatakan, Liam merupakan segalanya untuknya.
“Aku ingin kamu tahu bahwa aku mencintaimu tanpa syarat dan sepenuhnya. Aku akan terus mencintaimu selama sisa hidupku. Aku mencintaimu, Liam,” tulis Kate di akhir pernyataannya.
Foto : New York Post
