Update Gempa Poso: Bangunan Rusak Bertambah jadi 204

Rumah warga rusak parah akibat gempa bumi di Poso/Foto : Dok BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

Palu, GPriority.co.id – Kerusakan infrastruktur akibat guncangan gempa di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Minggu (17/8) lalu, bertambah menjadi 204 bangunan.

Hal itu disampaikan oleh Pejabat (Pj) Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Poso Sofyan.

“Hingga kini Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan pendataan lapangan dan data yang disampaikan masih dinamis,” kata Sofyan di Palu dikutip dari Antara, Selasa (19/8).

Adapun 204 bangunan rusak itu, tambah Sofyan, terdiri atas 101 rumah rusak ringan, tiga rumah rusak sedang, 70 rusak berat, dan 30 fasilitas umum berupa sekolah, Polindes, kantor desa dan rumah ibadah.

Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan perkembangan korban jiwa, dimana sembilan orang yang mengalami luka berat telah menjalani operasi.

“Laporan kami terima sembilan orang korban mengalami luka berat telah menjalani operasi di Rumah Sakit (RS) Poso, satu korban dalam keadaan kritis, dan satu orang lainnya meninggal dunia pada Minggu malam,” tutur Sofyan.

Sementara tujuh korban luka ringan dalam perawatan di RS Poso, 10 korban luka ringan mendapat perawatan di Puskesmas Tokorondo, lalu 12 korban luka ringan telah di tangani di lokasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dan delapan korban luka ringan lainnya ditangani di Puskesmas Tangkura.

“Sekitar 89 pasien RS Poso terpaksa diungsikan di tenda BNPB di halaman RS itu karena gempa susulan masih terjadi,” ucapnya.

Sebelumnya, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8/2025) pukul 06.38 WITA.

Guncangan dirasakan kuat di Kecamatan Poso Pesisir dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman 10 kilometer, tepatnya di koordinat 1,30° LS dan 120,62° BT.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini termasuk jenis gempa tektonik dan hingga kini telah tercatat 15 kali gempa susulan.

Dari peristiwa itu sekitar 14 desa/kelurahan terdampak yakni Desa Tiwaa, Ueralulu, Masamba, Tokorondo, Lape, Bega, Towu, Masani, dan Kelurahan Tabalu di Kecamatan Poso Pesisir.

Kemudian Desa Padalembara, Patiwunga, Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan, dan Desa Kilo di Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Pewarta : Fifi Abdurahman