Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) menilai tindakan pendakwah asal Kediri, Jawa Timur, Mohammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham, yang kerap mencium anak-anak perempuan di atas panggung saat pengajian, merupakan perbuatan yang tidak pantas.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii.
“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!,” tegas Romo dalam keterangannya, dikutip Rabu (12/11).
Romo menjelaskan, Kemenag telah memiliki pedoman tegas terkait lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren melalui Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam.
“Tadi juga ada disimpulkan (dalam rapat-red), ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak yang intinya agar anak-anak madrasah, anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik dan jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima. Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada ya, tapi kita tadi sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa itu bisa hindari,” kata Romo.
Terkait kemungkinan adanya pemanggilan atau penelusuran terhadap pihak terkait, Romo menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban merupakan bagian dari langkah Kemenag untuk memastikan keteladanan di ruang publik keagamaan.
“Tadi kan sudah kita sampaikan, pengawasan itu termasuk itu, supaya tidak terulang. Bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatannya,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Gus Elham menjadi sorotan publik setelah beredar video yang memperlihatkan dirinya mencium anak-anak perempuan di atas panggung saat pengajian. Aksi tersebut menuai kecaman luas dari masyarakat.
Menanggapi hal itu, Gus Elham menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang timbul. Ia mengakui perbuatannya sebagai kekhilafan pribadi dan berkomitmen untuk memperbaiki diri.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kediri, 11 November 2025 jam 14.00 WIB. Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki saya pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” ujar Gus Elham dalam video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram @fuadbakh, dikutip Rabu (12/11).
