Amerika Serikat, GPriority.co.id – Demi mempersiapkan Eras Tour, Taylor Swift ternyata memiliki kebiasaan olahraga ekstrem untuk kekuatan fisiknya.
Swift menyebut, dirinya bahkan belum pernah melakukan olahraga se-ekstrem tersebut dalam hidupnya. Hal ini diungkapkan penyanyi ‘Back to December’ tersebuut dalam serial dokumenter “The End of an Era” di Disney+.
Diakui oleh tunangan Travis Kelce tersebut, kesuksesan Eras Tour hingga menarik 10 juta penggemar di seluruh dunia bukanlah hal yang mudah. Tur tersebut telah berjalan hampir dua tahun dengan melintasi lima benua. Penampilan terpanjang Swift tercatat selama dua jam 15 menit.
Sehingga, untuk mewujudkannya, penyanyi “Opalite” itu mengatakan dirinya harus meningkatkan latihan fisik secara signifikan.
“Enam bulan sebelum latihan partama saya, saya berlari di atas treadmill setiap hari mengikuti tempo lagu-lagu yang saya mainkan sambil menyanyikannya dengan lantang. Ini dilakukan agar aku tidak terengah-engah (saat menyanyi),” ungkap Swift.
Untuk lagu-lagu tempo cepat, ia akan berlari di treadmill mengikutinya. Sedangkan untuk lagu dengan tempo lambat, ia akan berjalan cepat atau jogging, seperti yang pernah diceritakannya pada TIME dalam profil Person of the Year 2023-nya.
Eras Tour, sebutnya, juga bagaikan kapsul waktu musikal. Ia akan menampilkan lagu-lagu dari beberapa albumnya.
“Album 1989 dan Reputation itu sangat menguras tenaga. Semuanya akan terasa sulit ketika harus naik panggung dan membentang sepanjang stadion NFL,” ujar Swift.
Secara keseluruhan, Swift memperkirakan dirinya akan berlari sekitar delapan mil dalam setiap pertunjukannya, dan menyanyikan hingga 40 lagu. Meskipun Swift mengatur sendiri program kardionya, namun ia juga melibatkan pelatih fisiknya, Kirk Meyers, untuk latihan kekuatan dan pengondisian fisik.
“Taylor adalah orang paling tangguh yang pernah saya temui. Sangat menginspirasi melihatnya secara konsisten mengatasi rintangan dan menjadi lebih baik serta lebih kuat pada akhirnya,” sebut Meyers.
Dalam cuplikan episode 3 film dokumenternya, Swift terlihat sedang latihan tali tempur, sebuah latihan komprehensif yang baik untuk kardio, daya tahan, serta kekuatan tubuh bagian atas dan inti. Ia juga melakukan pull-up dengan bantuan, walaupun secara tegas Swift mengatakan tidak menyukainya.
Padahal, secara alami pull-up dapat meningkatkan kekuatan lengan dan punggung. Latihan ini juga sangat baik untuk postur tubuh serta daya tahan otot secara keseluruhan dan kesehatan tulang.
Latihan tersebut juga melatih kekuatan genggaman tangan, sesuatu yang dibutuhkan Swift untuk bermain gitar di atas panggung setiap tampil. Sebelumnya, tangan Swift dikabarkan sempat kram saat tampil di Edinburgh, Skotalndia, walaupun sebagian besar disebabkan oleh suhu yang sangat dingin.
Penyanyi “Cruel Summer” itu juga memperlihatkan latihan angkat kaki, putaran samping dengan beban, sit-up, gerakan lutut ke siku, serta latihan palu godam, yang semuanya bertujuan untuk membangun stamina yang dibutuhkan untuk penampilan maratonnya.
Bahkan, sebelum naik panggung, dirinya juga menghabiskan banyak waktu di studio tari bersama koregorafer Mandy Moore.
