Belajar Pertanian ke Sidrap, Bupati Sambut Puluhan Warga Kukar – Kaltim

Sidrap, Gpriority.co.id-Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan ketahanan pangan. Ini terlihat ketika sekitar 50 warga Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, melakukan studi tiru ke Bumi Nene Mallomo, Kamis (11/6).

Rombongan yang dipimpin Kepala Desa Batuah – Kurar. Abdul Rasyid, disambut Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.

Kunjungan bertujuan mempelajari berbagai program, inovasi, serta strategi yang diterapkan Sidrap dalam membangun sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Sidrap dipilih karena dikenal sebagai salah satu daerah yang sukses mengembangkan sektor pertanian dan peternakan, sekaligus menjadi penopang ketahanan pangan Nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Desa Batuah yang menjadikan Sidrap sebagai tujuan studi tiru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan berbagi pengalaman antardaerah.

ā€œMelalui kegiatan ini, kita dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Apa yang telah dicapai Sidrap tentu tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Kami berharap pengalaman ini dapat memberikan manfaat bagi Desa Batuah dalam mengembangkan potensi daerahnya,ā€ ujar Syaharuddin.

Dihadapan rombongan, Syaharuddin memaparkan berbagai capaian Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa Sidrap selama ini dikenal sebagai daerah penghasil beras dan telur yang memberikan kontribusi besar terhadap kebutuhan pangan di Sulawesi Selatan maupun berbagai wilayah di Indonesia.

Keberhasilan tersebut, ditopang oleh sektor pertanian yang kuat, perkembangan peternakan yang pesat, serta komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, mengungkapkan kunjungan ke Sidrap dilakukan untuk mempelajari langsung berbagai praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengelola sektor pangan.

ā€œKami datang ke Sidrap untuk melakukan studi tiru mengenai ketahanan pangan. Sidrap dikenal sebagai daerah yang berhasil dalam pengelolaan pertanian dan peternakan, sehingga kami ingin belajar langsung untuk diterapkan di daerah kamiā€ katanya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidrap kepada rombongan Desa Batuah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain berdiskusi mengenai pengembangan sektor pangan, kedua pihak juga mempererat silaturahmi yang diharapkan menjadi pintu masuk kerja sama dan kolaborasi antardaerah di masa mendatang.

Bupati Sidrap dan Kepala Desa Batuah saling bertukar cenderamata sebagai simbol persahabatan, penghormatan, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan dan memperkuat ketahanan pangan Nasional.

Foto : Effendy Rungga