Benarkah Mutiara Baswedan Batal Dapat Beasiswa LPDP S2 di Harvard?

Benarkah Mutiara Baswedan Batal Dapat Beasiswa LPDP S2 di Harvard? Benarkah Mutiara Baswedan Batal Dapat Beasiswa LPDP S2 di Harvard?

Jakarta, GPriority.co.id – Nama Mutiara Baswedan belakangan ini menuai pujian, lantaran dirinya berhasil mendapatkan beasiswa LPDP S2 di Harvard.

Mutiara Baswedan diketahui mendapatkan beasiswa program Magister Pendidikan, dengan fokus pada Kebijakan dan Analisis Pendidikan di Universitas Harvard.

Namun kabar terbaru mengatakan jika perempuan bernama panjang Mutiara Annisa Baswedan itu terancam batal mendapatkan beasiswa LPDP S2 di Harvard University, karena adanya kebijakan visa baru yang diberlakukan Pemerintah AS (Amerika Serikat).

Dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christi, meski pihak Harvard tetap menerima mahasiswa asing, namun penerbitan visa untuk mahasiswa Indonesia masih ditunda.

Kini, Pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai opsi studi alternatif bagi penerima beasiswa yang terdampak, dengan melalui prorgram Indonesia Maju dan Garuda 2025.

“Per tanggal 27 Mei 2025, Pemerintah Amerika Serikat menangguhkan seluruh permohonan visa pelajar dan program pertukaran bagi mahasiswa Internasional. Ini artinya, untuk sementara waktu, mahasiswa Indonesia tidak bisa mengajukan visa pelajar ke AS. Termasuk juga bagi mereka yang diterima di Harvard,” jelas Wamen Stella.

Senada, Direkrut Utama LPDP Andin Hadiyanto juga mengatakan jika pihaknya akan menawarkan alternatif, salah satunya pemindahan kampus ke Inggris.

“Jika ada kendala visa, LPDP siap bantu memfasilitasi pindah ke universitas lain. Misalnya saja ke Russell Group Universities di Inggris,” ujar Andin.

Sebagai informasi, Mutiara Baswedan sendiri merupakan lulusan S1 Hukum di Universitas Indonesia pada tahun 2020. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif di berbagai kegiatan akademik dan ekstrakulikuler.

Dirinya juga aktif di Asian Law Students Association (ALSA), dengan memulai sebagai staf hubungan eksternal, lalu merangkap naik jabatan menjadi manajer.

Foto : Instagram/mutiarabaswedan