Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan gambaran mengenai kondisi, perkembangan, serta tantangan yang dihadapi bangsa dan negara. Taklimat itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi TNI dan Polri dalam mendukung program pemerintah serta menjaga keamanan nasional.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan, Presiden mengapresiasi kontribusi TNI dan Polri dalam mendukung sejumlah program pemerintah, termasuk ketahanan pangan, ketahanan energi, serta pemeliharaan situasi keamanan.
Menurut Dudung, Presiden juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia TNI dan Polri. Sistem rekrutmen ke depan diminta tidak hanya mempertimbangkan kemampuan fisik, tetapi juga kapasitas intelektual calon prajurit dan anggota kepolisian.
Penguatan kualitas personel melalui pendidikan dan latihan dinilai penting untuk menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan masa depan yang semakin kompleks, termasuk perkembangan perang hibrida dan penggunaan teknologi seperti drone.
Lima Pesan Presiden
Dalam taklimat tersebut, Presiden memberikan sejumlah arahan kepada jajaran TNI dan Polri.
Pertama, Presiden meminta TNI dan Polri memperkuat kekompakan serta kesiapsiagaan operasional. Kedua, setiap personel diminta menjaga integritas dan menghindari ego sektoral dalam menjalankan tugas.
Presiden menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas harus diarahkan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, TNI dan Polri diminta menjaga kepercayaan rakyat. TNI harus tetap menjalankan jati dirinya sebagai tentara rakyat, sementara Polri dituntut hadir sebagai polisi masyarakat.
Keempat, Presiden meminta perbaikan layanan kepada warga. TNI dan Polri diharapkan menjadi institusi yang cepat hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai situasi.
Kelima, para perwira diminta menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas, mulai dari jajaran pimpinan hingga prajurit dan anggota di lapangan.
Tanggung Jawab Besar
Prabowo mengingatkan bahwa pangkat dan kehormatan yang diberikan negara membawa tanggung jawab besar. Para perwira TNI dan Polri harus memiliki kesiapan, keberanian, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan.
Presiden juga menekankan agar kepentingan bangsa dan negara ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dudung mengatakan, arahan tersebut diharapkan menjadi penyegaran bagi jajaran TNI dan Polri sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pemerintah di bidang keamanan, pertahanan, ketahanan pangan, dan ketahanan energi.
Foto : BPMI Setpres
