Cegah penyebaran virus corona, Pemerintah Bebaskan Napi Tipidum dan Memperketat Lapas Sukamiskin

Jakarta,Gpriority-Presiden Joko Widodo berencara untuk membebaskan narapidana tindak pidana umum (tipidum) untuk mencegah penyebaran virus corona di lapas. Jokowi mengatakan overkapasitas lapas menjadi salah satu faktor pemerintah ingin membesaskan napi tipidum.

Pembebasan tersebut tentu ada syaratnya, dan ia juga berkaca dari negara-negara lain yang membebaskan napi untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti di Iran dan Brazil yang membebaskan puluhan ribu napi.

Sementara itu untuk napi kasus korupsi Jokowi tidak pernah membicarakannya dalam rapat. Ia juga menambahkan bahwa dalam PP 99 tahun 2012 tidak ada revisi napi kasus korupsi, jadi pembebasan tersebut hanya untuk napi tindak pidana umum.

Untuk saat ini Lapas Sukamiskin yang menjadi lapas khusus koruptor membatasi napi yang di rujuk ke rumah sakit di luar penjara. Dan memperketat pengawasan terhadap narapidana saat pandemik corona.

Menurut Kepala Lapas Sukamiskin Abdul karim hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19 dari dalam lapas.

Sebab orang maupun barang rentan membawa virus tersebut, dan saat ini dari ratusan napi di Lapas Sukamiskin hanya ada dua orang yang harus menjalani perawatan di luar lapas sesuai dengan petunjuk dokter. Keduanya harus menjalani cuci darah secara rutin.(Dwi)

Related posts