Driver Ojol Berharap Diberi Bonus Hari Raya Minimal Rp 3 Juta

Driver Ojol penuhi jalan Jakarta Driver Ojol penuhi jalan Jakarta

Jakarta, GPriority.co.id – Setelah Presiden Prabowo memastikan driver ojol (ojek online) akan mendapat Bonus Hari Raya, kini mereka berharap mendapatkan bonus minimal Rp 3 juta dari aplikator, namun setiap driver dapat memiliki nominal yang bervariasi.

Dilansir dari ANTARA, seorang driver ojol bernama Rahmat, mengusulkan Bonus Hari Raya sebesar Rp 3 juta, sementara Taufiq Rachmad berharap mendapat bonus senilai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

Sementara itu, driver ojol lainnya bernama Eko Novian memberi usul agar pemberian Bonus Hari Raya dapat menggunakan skema berdasarkan usia, di mana pengemudi lansia menerima lebih banyak dibanding yang lebih muda.

Namun, seorang driver ojol wanita bernama Nuraini mengharapkan jika Bonus Hari Raya dapat diberikan secara merata untuk menghindari kecemburuan sosial antarsesama pengemudi. Walaupun ia juga menyadari jika pendapatan driver ojol tidak menentu setiap harinya.

Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Prabowo mendengarkan aspirasi dari para driver ojol, kemudian mengimbau perusahaan penyedia layanan ojol untuk dapat memberikan Bonus Hari Raya kepada mitra pengemudi menjelang Idul Fitri 1446 H/2025 M.

Adapun imbauan tersebut disampaikan melalui pertemuan di Istana Merdeka dengan CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Patrick Walujo dan CEO Grab Anthony Tan.

Prabowo: Bonus Hari Raya Ojol Diberikan Dalam Bentuk Uang Tunai

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa Bonus Hari Raya harus diberikan dalam bentuk uang tunai dan dapat disesuaikan dengan tingkat keaktifan kerja para pengemudi.

Selain itu, imbauan ini juga merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi para driver ojek online dalam memberikan layanan transportasi dan logistik di Indonesia. Imbauan ini nantinya akan diumumkan oleh Menteri Ketenagakerjaan melalui Surat Edaran.

Hingga saat ini menurut laporan yang ada, terdapat sekitar 250.000 driver ojek online yang aktif dan 1-1,5 juta pekerja part-time ojek online yang berpotensi menerima Bonus Hari Raya.

Presiden Prabowo pun berharap jika kebijakan ini dapat membantu driver ojek online untuk menikmati libur dan mudik Lebaran dengan lebih baik.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. ANTARA